Medan (ANTARA) - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Muryanto Amin menekankan kepada semua dosen di kampus itu untuk memastikan riset yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan masa depan dunia akademik maupun industri.
"Perubahan zaman membawa tuntutan skill yang berbeda dan inilah yang harus kita pahami dan integrasikan dalam riset, pengajaran, dan pengabdian masyarakat, serta pengembangan dosen dan mahasiswa," katanya di Medan, Senin, saat pengukuhan enam Guru Besar USU dari berbagai fakultas.
Ke-enam guru besar yang dikukuhkan tersebut adalah Prof Aulia Ishak (Fakultas Teknik), Prof Riswanti Sigalingging (Fakultas Pertanian), Prof Sutarman (Fakultas Matematika dan IPA), Prof Mariani Br. Sembiring (Fakultas Pertanian), Prof Sumaiyah (Fakultas Farmasi), dan Prof Luhut Sihombing (Fakultas Pertanian).
Ia mengatakan tugas Tridarma yang dilakukan setiap guru besar tidak berdiri sendiri satu sama lain, melainkan harus terintegrasi. Relasi kebutuhan Tridarma yang dihasilkan harus relevan dengan perkembangan masyarakat dan kebutuhan industri.
Hasil riset sangat berguna untuk memperbaharui materi dan teknik pembelajaran, mata kuliah, kurikulum, dan model yang adaptif dari perkembangan teknologi pembelajaran.
Hasil riset, menurutnya, juga penting bukan hanya untuk tugas pengabdian agar menjadi solusi dari masalah di masyarakat, tetapi juga penting untuk hilirasasi industri. Tridarma menjadi siklus harian yang tidak pernah berhenti, agar lulusan Universitas Sumatera Utara disegani oleh dunia industri.
"Setiap guru besar diwajibkan mengikuti perkembangan future of jobs yang selalu berubah-ubah mengikuti kecenderungan pertumbuhan industri dunia," katanya.
Ia menyebutkan perubahan yang dihadapi adalah transformasi besar yang tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga mengubah jenis pekerjaan yang akan ada, dan yang akan hilang pada masa depan.
Sebagai pendidik, lanjutnya, tugas bersama adalah menyiapkan generasi muda sesuai dengan kapasitas yang kita miliki agar dapat berkontribusi untuk kemajuan Indonesia dan dunia.
"Oleh karena itu, setiap guru besar harus memperhatikan tugas Tridarma sebagai bentuk keterkaitan dan keberlanjutan melalui beberapa cara berikut," katanya.
