Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah berupa beras di wilayah itu sebanyak 6.000 ton untuk masyarakat keluarga penerima manfaat.
"Kami telah merealisasi sebanyak 6.000 ton beras untuk 3.00.000 keluarga penerima manfaat yang tersebar di kabupaten/kota di Sumut," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Sumut, Minggu.
Ia mengatakan dari realisasi bantuan pangan itu, sudah mencapai 30 persen dari target penyaluran sebanyak 16.655 ton beras ke wilayah di Sumut.
Menurut dia, penyaluran yang terbanyak yang telah diterima penerima manfaat di Kota Medan mencapai sekitar 48 persen, sedangkan daerah lainnya masih berkisar 12- 20 persen.
Penyaluran dilakukan setelah terbitnya penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui surat Nomor 170/TS.03.03/K/7/2025 perihal Penugasan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Bulan Juni dan Juli Tahun 2025 pada tanggal 4 Juli 2025.
"Target awal penyaluran beras bantuan pangan itu sampai Juli, tapi akan diperpanjang sampai pertengahan Agustus ini," katanya.
Budi mengatakan penyaluran beras bantuan pangan yang tidak sesuai target memiliki kendala pada pendistribusian, seperti di kawasan Nias, Samosir dan lainnya.
"Untuk itu, tinggal menunggu waktu saja dalam penyaluran beras bantuan pangan di wilayah Sumut. Kami optimistis target pertengahan Agustus itu dapat selesai," ujar dia.
