Medan (ANTARA) - Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menyiagakan sebanyak 100 personel untuk pengamanan setelah pelantikan kepala daerah di Istana Negara, Jakarta.
"Meskipun pelantikan di Jakarta, kami di Sumatera Utara tetap harus siap siaga," kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka di Medan, Kamis.
Rantau Isnur Eka mengatakan langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di provinsi berpenduduk sekitar 15 juta jiwa tersebut.
Lebih lanjut, dia mengatakan dalam pengamanan ini melibatkan personel dari Satuan Brimob Polda Sumut ditambah dengan personel Direktorat Samapta Polda Sumut dan Polrestabes Medan.
"Personel ditempatkan di beberapa titik strategis untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali," kata dia.
Dalam upaya memastikan kesiapan personel, apel pengecekan dilakukan di Kantor DPRD Kota Medan dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan operasional, sebelum ditugaskan untuk melakukan pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah ini.
"Kami mengingatkan kepada seluruh personel agar tetap waspada dan menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi" ucap Dansat.
Hingga saat ini, Polda Sumut mengatakan kondisi di wilayah Sumut, khususnya Kota Medan terpantau kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan patroli dan pemantauan guna mencegah potensi gangguan keamanan pasca pelantikan kepala daerah tersebut.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa pelantikan 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam pelantikan serentak pada Kamis, menjadi momen bersejarah bagi Indonesia.
"Ini saya kira adalah momen bersejarah. Pertama kali di negara kita, kita lantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah," ujar Presiden Prabowo Subianto.