"Meski mengalami fluktuasi, harga rata-rata ekspor CPO pada Februari hingga tanggal 11 masih menguat atau Rp14.930 per kg," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Dharma Sucipto di Medan, Sabtu.
Harga itu lebih tinggi dari rata-rata Januari yang Rp14.848 per kg.
Pada 2 Februari, harga CPO mencapai Rp15.111 per kg dan turun menjadi Rp14.905 per kg pada 11 Februari.
Dengan masih menguatnya harga ekspor CPO, harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani semakin membaik atau sekitar Rp2.700 - Rp3.500 per kg.
"Diperkirakan harga CPO masih bertahan menguat karena permintaan diprediksi meningkat," katanya.
Menurut Dharma, harga CPO dipengaruhi banyak faktor khususnya harga minyak nabati lainnya.
"Tapi diyakini, harga CPO masih akan membaik karena permintaan tetap tinggi," katanya.
Apalagi, ujar dia, ada prediksi produksi sawit Indonesia agak ketat karena faktor cuaca.
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.