Pernyataan tersebut disampaikan pada laman resmi akun Twitter Kementerian Luar Negeri RI yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa.
Pemerintah Indonesia melalui pernyataan Kemlu RI itu juga menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada korban dan keluarga.
Kemlu RI juga menyebutkan bahwa sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam ledakan tersebut.
Sebelumnya, sebanyak 17 orang tewas dan 32 orang lainnya terluka dalam ledakan di depan Institut Kanker Nasional Mesir di pusat kota Kairo, menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan Mesir pada Senin (5/8).
Sebuah mobil yang berjalan melawan arus di Kairo bertabrakan dengan tiga mobil lainnya dan terjadi ledakan, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Mesir.
Jaksa penuntut umum Mesir sedang menyelidiki kasus ledakan tersebut, seperti dilaporkan oleh Reuters.
Pewarta: Yuni Arisandy SinagaEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.