"Ganti rugi pembebasan lahan akan dihitung oleh tim dan akan disepakati besaran biaya untuk setiap lahan, bangunan dan lahan dengan tanaman di atasnya," kata Bupati.
Samosir, 8/6 (Antarasumut) - Pemkab Samosir mengadakan pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Onan Runggu yang terdampak langsung pelebaran jalan Nasional untuk mensukseskan pembangunan di daerah itu, Rabu.

Secara umum masyarakat Desa Sitinjak dan Pakpahan Kecamatan Onan Runggu menerima program pembangunan jalan nasional di Kabupaten Samosir.

Masyarakat pemilik lahan menyatakan kesediaan memberi dan membebaskan lahan dalam pertemuan di Gereja Pakpahan Kecamatan Onan Runggu itu.

Jalan Nasional sepanjang 1,9 Km dengan lebar 14 meter akan dibangun di Kecamatan Onan Runggu dari Desa Sitinjak-Pakpahan pada tahun 2016.

"Ganti rugi pembebasan lahan akan dihitung oleh tim dan akan disepakati besaran biaya untuk setiap lahan, bangunan dan lahan dengan tanaman di atasnya," kata Bupati.

Masyarakat pemilik lahan dipersilakan melaporkan kepada Bupati, bila ada tim yang mencoba berlaku curang atau masyarakat merasa dirugikan.

Wakil Bupati menegaskan, dengan adanya akses jalan yang bagus, maka pariwisata Samosir akan meningkat dan berpengaruh pada berjalannya kegiatan ekonomi.

"Dengan pembebasan sebagian lahan, maka lahan disekitarnya akan lebih bernilai ekonomi," kata Juang.

Kajari Pangururan, Edward Malau menegaskan, proyek pembangunan jalan Nasional akan tetap dilaksanakan walaupun masih ada perkara.

Hal ini dilakukan Pemerintah mengingat betapa pentingnya dampak pembangunan jalan Nasional itu.

Jadi Edward berharap masyarakat dapat mendukung program tersebut dan jangan terpengaruh dengan pihak-pihak yang mencoba provokasi karena itu tidak akan ada artinya.

Anggota DPRD Samosir Dapil II, Pardon Lumbanraja juga mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya Desa Sitinjak-Pakpahan untuk mendukung program tersebut.

"Kita jangan berpikir hanya untuk diri sendiri tetapi apa yang kita beri akan berdampak pada anak cucu kita," kata Pardon.


Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026