Binjai, Sumut, 10/5 (Antara) - Memasuki hari kelima bulan Ramadan 1437 Hijriah, harga kebutuhan pokok seperti daging ayam di pasar tradisional Kota Binjai, Sumatera Utara, mulai merangkak turun dikarenakan permintaan yang semakin berkurang.

"Karena permintaan semakin berkurang maka harga daging ayam terus semakin turun," kata salah seorang pedagang di pasar tradisional Tavip Binjai Rusiana di Binjai, Jumat.

Walaupun harga ayam sempat mencapai Rp33.000 per kilogram kini harganya sudah turun menjadi Rp31.000 per kilogram meskipun harga normalnya kisaran Rp23.000 per kilogramnya, katanya.

Rusiana menjelaskan sebelum kedatangan bulan suci ramadhan harga jual daging ayam sebesar Rp23.000 per kilogramnya untuk daging ayam potong sedangkan daging ayam kampung dijual seharga Rp30.000 per kilogramnya.

Jelang kedatangan bulan ramadhan harga daging ayam melonjak menjadi Rp33.000 per kilogram untuk daging ayam potong dan Rp40.000 untuk daging ayam kampung, katanya.

"Sekarang ini daging ayam dijual seharga Rp31.000 per kilogramnya untuk yam potong dan Rp38.000 per kilogram untuk ayam kampung, jadi ada penurunan harga sebesar Rp2.000 per kilogram nya," sambungnya.

Para pedagang di pasar tradisional tavip Binjai juga menilai meskipun harga sudah turun sedikit, namun harga ini dinilai masih terlalu tinggi.

"Masih tingginya harga daging bayam terutama ayam kampung dikarenakan amsih tingginya harga beli ayam ditingkat pengump

Namun demikian untuk beberapa hari kedeepan harga ayam potong maupun ayam kampung dipastikan bisa turun, namun menjelang tibanya lagi Idul Fitri, tidak menutup kemungkinan harganya juga naik.


Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026