Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada peternak ayam petelur di wilayah tersebut.
“Penyaluran jagung SPHP kepada peternak ayam petelur dijadwalkan mulai pekan depan setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Jumat.
Budi mengatakan berdasarkan data yang diterima dari pusat, penyaluran jagung SPHP akan diberikan kepada enam peternak ayam petelur yang berada di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, dan Kota Binjai.
Lebih lanjut, ia mengatakan, total penyaluran jagung SPHP kepada enam peternak tersebut mencapai 1.116 ton. Menurut dia, jumlah itu masih mencukupi karena stok jagung di gudang Bulog saat ini sekitar 4.200 ton.
Menurut Budi, daerah tersebut merupakan sentra peternakan ayam petelur yang memasok kebutuhan telur untuk pasar di Sumatera Utara.
“Diharapkan penyaluran jagung SPHP kepada peternak ayam petelur dapat menjaga stabilitas harga telur di pasar sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan untuk memperkuat stok jagung, penyerapan komoditas tersebut masih berpotensi meningkat, terutama dari Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Bulog menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp5.500 per kilogram di tingkat petani. Jagung pakan yang disalurkan merupakan jagung pipil kering (JPK) hasil pengadaan dalam negeri dengan kadar air (KA) 18–20 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb.
Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog Sumut terus melakukan sosialisasi serta memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (Gapoktan), Polri, dan pemerintah daerah.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026