Tapanuli Selatan,28/5(Antarasumut)- Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Tapanuli Selatan masih bertahan dikisaran Rp1.200 per Kg.
Bonar Simanjuntak (53) petani kebun sawit daerah Bukkas, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, katanya kepada Antara, Sabtu.
"Harga TBS sawit ini Rp1.200 per Kg bertahan sejak awal 2015," katanya seraya berharap harga ini bisa terdongkrak naik menjelang ramadan dan menghadapi idul fitri.
Harga TBS sawit tersebut kata Bonar dia jual di tingkat pengepul, "kalau dipabrik berkisar Rp1.400 - Rp1.500.
Harga jual itu juga katanya tidak lepas dari pengaruh infrastuktur jalan ke desa mereka, sehingga mengakibatkan penurunan nilai jual buah sawit di tingkat pengepul.
"Kalau ruas jalan kemari bagus saya juga yakin pengepul akan bisa menaikkan nilai harga beli TBS sawit dari petani," katanya.
Harga Rp1.200 Kg tersebut tidak berbeda ditingkat pengepul di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Harga TBS buah sawit di desa kita Batu Rosak sebesar Rp1.200 per Kg," kata Fateli Halawa (38), petani kebun sawit, desa Batu Rosak, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan
Dengan harga sawit Rp1.200 per Kg, Bonar Simanjuntak dan Fateli Halawa mengaku masih bersyukur dengan harga tersebut.
"Dengan harga ini mudah-mudahan masih bisa membantu untuk menutupi kebutuhan rumah tangga," kata keduanya.
Keduanya tidak berharap lagi harga TBS buah sawit jatuh seperti tahun 2015 mencapai Rp400 - Rp 500 per Kg.
