Langkat, Sumut, 17/4 (Antara) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara melakukan seleksi warga setempat untuk bisa bekerja ke Jepang setelah mereka mendapatkan pelatihan di Medan maupun tempat lainnya.
"Kami buka seleksi magang ke Jepang," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Langkat Syaiful Abdi, di Stabat, Minggu.
Pembukaan pendaftaran untuk magang ke Jepang itu sudah dilakukan sejak 22 Februari hingga 20 April 2016, dan peminatnya cukup banyak hingga sekarang ini, katanya lagi.
"Ini program untuk tahun 2016, sedangkan sebelumnya kami juga sudah melaksanakan program tersebut, dan ini kelanjutan dari program sebelumnya," katanya lagi.
Syaiful Abdi menjelaskan program alih teknologi di Jepang tahun 2015, dan peserta yang mengikuti seleksi berjumlah 121 orang, serta lulus terbaik sebanyak 53 orang untuk menjalani pelatihan di Disnakertrans Sumatera Utara selama dua bulan.
Sebanyak 53 orang tersebut kini sedang menjalani pelatihan di Balai Sipec di Bekasi selama satu bulan, kemudian akan diberangkatkan untuk magang ke Jepang selama tiga tahun.
Biaya selama mengikuti pelatihan ditanggung oleh pihak Pemerintah Jepang, ujarnya pula.
Saat ini pihaknya sudah memberikan pelatihan keterampilan kepada 80 warga pencari kerja berupa las, otomotif, bubut, instalasi listrik, elektronik, dan salon kecantikan.
"Pelatihan ini untuk menjadikan mereka bisa mandiri dan langsung dapat memamfaatkan ilmu yang didapatkan mereka selama pelatihan dilaksanakan," katanya lagi.
Mereka yang dilatih dan dibina melalui pendidikan ini diharapkan nantinya akan mampu bekerja setelah mereka selesai menjalani pelatihan," ujar dia.
"Program latihan ini juga untuk mengoptimalkan upaya mencapai visi dan misi Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, yaitu terwujud masyarakat Langkat yang lebih maju, dinamis, sejahtera dan mandiri berlandaskan aspek relegius, kultural, dan berwawasan lingkungan," ujar dia pula.*
