Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan, di Lubukpakam, Rabu, mengatakan, event tersebut harus dijadikan sebagai salah satu upaya pembinaan, pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di daerah itu yang dilakukan sejak usia dini.
Karena Pobkab tersebut diikuti seluruh pelajar dari semua tingkatan, yakni SD hingga SMA sederajat negeri dan swasta tersebut juga akan dijadikan sebagai ajang pemantauan untuk mengikuti event yang lebih tinggi lagi.
Menurut dia, pembangunan di bidang olah raga memiliki makna strategis, khususnya dalam upaya pembinaan generasi muda, yang sekarang ini perkembangannya cukup pesat melalui berbagai prestasi yang diraih.
Pembinaan olahraga harus dilakukan dengan matang dan terencana, antara lain dengan melakukan pembinaan sejak usia dini melalui pencarian bibit atlet yang memiliki bakat dan bertalenta tinggi.
"Untuk itu melalui event ini kami harapkan lahir atlet pelajar potensial untuk selanjutnya dibina sehingga mampu menjadi atlet nasional yang pada akhirnya membawa harum nama daerah," katanya.
Mengingat evet tersebut juga dijadikan sebagai ajang seleksi menuju event yang lebih tinggi lagi, kepada semua peserta diharapkan untuk benar-benar menunjukkan kemampuannya di arena demi prestasi yang maksimal.
"Tampillah dengan semangat, namun tentunya tetap harus mengedepankan nilai-nilai sportivitas," katanya.
Ketua Panitia POPKAB, Wagino Sazali, mengatakan event tersebut memperebutkan 78 medali emas, 78 perak dan 156 perunggu, mempertandingkan tujuh cabang olahraga.
Yakni atletik, tenis meja, bulu tangkis, sepak takraw, bola voli, pencak silat, dan renang.***4***
Pewarta: juraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.