"Apalagi masih ada hari libur Natal, mungkin bisa ke tahun depan disahkan"
Simalungun, Sumut, 14/12 (Antara) - Pemkab Simalungun, Sumatera Utara, mengusulkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (R-APBD) tahun anggaran 2016 sebesar Rp 2,3 triliun lebih

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, Senin, mengatakan, kebijakan umum anggaran plafon penggunaan anggaran sementara (KUA-PPAS), sudah disampaikan ke DPRD Simalungun pekan lalu.

Pemkab berharap pengesahan dapat secepatnya dilakukan, supaya pelaksanaan pembangunan daerah dapat tepat waktu dilaksanakan.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun itu, menambahkan dibandingkan tahun 2015, alokasi APBD TA 2016 mengalami peningkatan sekitar Rp 2 miliar lebih.

Alokasi belanja pembangunan daerah tahun 2016, sebagian besar diperuntukkan untuk peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan pertanian serta pengairan.

Anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Simalungun, Walpiden Tampubolon mengatakan, pihaknya pesimis pembahasan R-APBD TA 2016 dapat dituntaskan Desember ini, karena waktu pembahasannya tinggal sekitar dua minggu lagi.

"Apalagi masih ada hari libur Natal, mungkin bisa ke tahun depan disahkan," kata Walpiden.

Koordinator lembaga swadaya masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Simalungun (MPS), Marsono Purba berharap pembahasan APBD TA 2016 tidak dilakukan tergesa-gesa oleh DPRD.

"Pembahasan yang terkesan dipaksakan, kita khawatirkan nantinya akan menimbulkan masalah," kata Marsono. ***3***



Pewarta: Waristo
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026