Medan, 4/6 (Antara) - Sebanyak 33 pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal se-Indonesia berkompetisi memperebutkan predikat terbaik di Medan yang menjadi tuan rumah.
"Kegiatan Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUDNI Berprestasi 2015 dinilai akan meningkatkan motivasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD," kata Pejabat Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kemendikbud Taufiq Hanafi di Medan, Kamis.
Ia mengatakan itu pada pembukaan kegiatan nasional tersebut yang berlangsung di Lapangan Benteng dan berakhir pada 9 Juni.
Menurut Taufiq, kegiatan itu dan kesiapan Medan sebagai tuan rumah menunjukkan komitmen Pemprov Sumut yang tinggi pada dunia pendikan, khususnya PAUDNI.
Taufiq berharap, apresiasi itu dapat menumbuhkan semangat berkarya secara inovatif dan kreatif di kalangan PTK PAUDNI.
Ia menyebutkan, PAUD adalah pintu awal pendidikan anak sehingga semakin bagus PAUDNI, maka generasi bangsa akan lebih baik.
Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan upaya untuk memberikan penghargaan dan memotivasi para PTK PAUDNI meraih prestasi, sehingga dapat meningkatkan mutu pembinaan serta penyebarluasan hasil karyanya.
Dengan diselenggarakannya kegiatan itu di Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumut, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat kota itu terhadap pendidikan PAUD sehingga menjadi percontohan.
Menurut dia, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan pendidik dan tenaga kependidikan berkualitas.
"PAUD adalah fondasinya, terutama dalam pembentukan karakter SDM," ujar Gatot yang didampingi Ketua PAUD Provinsi Sumut Hj Sutias Handayani.
Ia menjelaskan, pada ajang tingkat nasional itu, 33 PTK PAUDNI provinsi se-Indonesia berkompetisi dalam 15 jenis lomba yang terbagi dari tiga kelompok seperti kategori kursus dan pelatihan. ***4***
(T.E016/B/I. Arfa/I. Arfa)
