Seirampah, Sumut, 5/12 (Antara) - Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, terus meningkatkan layanan kesehatan di pedesaan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Ini dilakukan agar derajat kesehatan masyarakat di pedesaan dapat terus ditingkatkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sergai Drg Zaniyar di Seirampah, Jumat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan Roadshow Kesehatan ke berbagai kecamatan seperti di Kecamatan Dolok Merawan, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Serbajadi, Sei Rampah, Pegajahan, Sipispis, Tebing Syahbandar dan Dolok Masihul.

Pelayanan yang telah dilaksanakan antara lain pelayanan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) 599 orang, Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) 66 orang, pengobatan umum 1.230 orang.

Pelayanan KB implan 119 orang, KB pil 154 orang, KB suntik 35 orang, KB kondom 39 orang, pelayanan gigi 57 orang dan imunisasi 41 orang, pemeriksaan golongan darah 100 orang serta sunat massal 235 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai, Haris Fadillah mengatakan, pihaknya terus berupaya memenuhi target pencapaian MDGs bidang kesehatan yakni pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, menurunkan angka kematian anak.

Kemudian meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya, serta melestarikan lingkungan hidup.

"Upaya untuk mewujudkan itu diantaranya adalah dengan melaksanakan roadshow kesehatan di setiap kecamatan," katanya.

Ia mengatakan saat Kabupaten Sergai telah memiliki 20 Puskesmas, 75 Puskesmas Pembantu, 201 Poskesdes dan dilengkapi dengan tenaga kesehatan seperti dokter umum 74 orang, dokter gigi 24 orang, Bidan 696 orang, perawat 156 orang dan tenaga kesehatan lainnya serta didukung sarana alat kesehatan dan obat-obatan yang memadai.

"Ini menandakan sudah meningkatnya pelayanan kesehatan di daerah ini," katanya.

Begitu juga dengan program pemerintah yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Nasional dan Undang-Undang Nomor 40 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang telah dijalankan mulai Januari 2014.

"Kabupaten Sergai telah menanggung jaminan kesehatan sebanyak 42.426 jiwa melalui dana APBD. Semuanya ini merupakan tugas yang harus dicapai dengan dukungan lintas sektoral dan seluruh masyarakat," katanya.***3***

(T.KR-JRD/C/S. Muryono/S. Muryono)

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026