Samosir, 7/7 (Antara) - Kabupaten Samosir menerima bantuandua unit bus angkutan perintis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memenuhi kebutuhan transportasi desa di daerah itu.

Kepala Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Kabupaten Samosir, Rohabinsar Sitanggang di Samosir, Senin, menjelaskan Perum Damri akan mengoperasikan angkutan perintis itu.

Menurut dia, penyediaan angkutan perintis itu terutama untuk memberikan akses dari dan ke daerah-daerah yang belum terlayani oleh angkutan umum reguler.

"Kami pastikan Damri tidak akan mengganggu rute bus yang sudah ada, artinya tidak akan ada persaingan dengan lainnya. Secara umum bus perintis ini tidak mencari keuntungan akan tetapi berorientasi pelayanan," ujar Rohabinsar.

Ia menilai, prngoperasian bus perintis tersebut memberi manfaat kepada masyarakat Kabupaten Samosir karena belum seluruhnya wilayah Samosir terjangkau oleh layanan angkutan umum reguler.

"Tarif yang disepakati untuk penumpang dewasa jauh-dekat rata-rata Rp3.000. Khusus anak sekolah Rp1.000," ujarnya.

Rohabinsar menambahkan, jika nantinya trayek sudah dirintis oleh Damri dan ada pengusaha yang bersedia membuka trayek, maka trayek bus Damri akan dialihkan ke daerah lain yang belum dilayani angkutan umum reguler.

Peluncuran pengoperasian bus Damri itu dilakukan Bupati Samosir Mangindar Simbolon pada Rabu (2/7) dengan upacara adat Batak, yakni memecahkan telur di badan mobil dan menaburkan beras dengan harapan agar supir, penumpang dan bus senantiasa selamat selama beroperasi.(KR-TTY)

Pewarta: Tetty Naibaho
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026