Medan,(Antara) - Pemerintah Kota Medan terus bergiat menjadikan Kota Medan sebagai Green City (Kota Hijau), salah satu upaya yang dilakukan melalui gerakan program Bersih, Hijau, Asri dan Sehat (Berhias).

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin di Medan Selasa mengatakan saat ini Kota Medan terus berbenah menuju kota yang modern, bersih, hijau, asri dan sehat melalui gerakan program Berhias yang muncul atas inisiatif
warga yang peduli terhadap kebersihan dan hijaunya kota.

Hal ini ditandai dengan munculnya komunitas-komunitas warga yang menginginkan Kota Medan menjadi kota yang nyaman, indah, bersih, hijau dan tetap mempertahankan warisan budaya seperti peninggalan bangunan bersejarah.

"Munculnya komunitas warga seperti komunitas peduli lingkungan yang digagas salah seorang akitivis lingkungan, merupakan cerminan dari harapan warga tentang Medan yang bersih hijau asri dan indah dipandang mata, guna menjadikan kota Medan sebagai Kota Metropolitan yang modern," katanya.

Menurut dia Pemkot Medan tidak pernah berhenti dalam mencapai target menjadikan Kota Medan Berhias, namun untuk menciptakan kota Berhias tanpa pelibatan masyarakat tidak akan mungkin terlaksana.

Karena itu sinergitas Pemkot Medan dan masyarakat perlu dilakukan agar menjadikan gerakan yang membumi di Kota Medan.

Dimana mampu merubah pola pikir masyarakat dari gaya membuang sampah sembarangan menjadi pelaku sekaligus pelopor kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Atas dasar itulah ia menilai diperlukan kesadaran publik tentang gaya hidup yang Berhias.

Hal itu diperlukan karena masih rendahnya kesadaran publik dengan membuang sampah di sembarangan tempat.

Kesadaran Publik tentang kebersihan lingkungan juga terjadi di kalangan masyarakat kelas atas bahkan di kalangan mahasiswa maupun pegawai pemerintah.

"Jadi perlu kita giatkan gerakan-gerakan yang berorientasi kepada penyelamatan lingkungan, salah satunya dengan mendorong masyarakat sekaligus memperbanyak jumlah relawan relawan terutama dari generasi muda. Kampus sebagai wadah berkumpulnya jutaan generasi muda berpotensi besar melahirkan pelopor-pelopor lingkungan," katanya. ***3***
Biqwanto
(T.KR-JRD/B/B. Situmorang/B. Situmorang)

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026