Oleh Joko Gunawan
Rantauprapat, 25/4 (Antara Sumut) - Satu unit mobil Suzuki Vitara Nopol 1675 EO yang dikemudikan Libri Hartono (36) warga Dusun VI, Kecamatan Bandar Pulo, Kabupaten Asahan tabrakan dengan Isuzu Panther Nopol 1622 GG yang dikemudikan Legino warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Jumat sekitar pukul 07.10 WIB di kilometer 311-312, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aeknabara-Kota Pinang.
Kecelakaan itu menyebabkan satu orang luka berat dan lainnya luka ringan pada peristiwa yang terjadi di wilayah Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu .
Informasi dirangkum, pagi sebelum terjadi kecelakaan, mobil yang dikemudikan Hartono bersama rekannya Sugeng (51) serta Toyo (53) masing-masing warga kilometer 39, Balam, Provinsi Riau melaju dari arah Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Namun persis di tikungan tajam, mobil mereka oleng ke kanan diduga akibat berkecepatan tinggi.
Ternyata dari arah berlawanan muncul mobil Isuzu Panther dikemudikan Legino yang baru menjenguk orangtuanya di Aekpaing, Rantauprapat dan disebut-sebut oknum TNI bertugas disalahsatu kesatuan di Pangkal Pinang.
Seorang warga sekitar juga menerangkan, awalnya mobil yang meluncur dari arah Kota Pinang, Kabupaten Labusel melaju dengan kencang. Dia menduga akibat tikungan terlalu tajam, mobil tersebutpun tidak dapat dikendalikan. "Kemungkinan sopir mengantuk dan oleng ke kanan, menghantam Panther jadinya," kata Bayu di tempat kejadian perkara.
Sementara, Evi selaku dokter di klinik Desa N8, Aeknabara, Kabupaten Labuhanbatu yang merawat seluruh korban tabrakan itu menerangkan, pengemudi mobil Isuzu Vitara luka robek dibahagian kepala dan belum sadarkan diri, Legino luka ringan di bahagian badan dan kepala, sementara Sugeng mendapat napas tambahan akibat sesak napas. “Mereka sedang dalam perawatn sekarang ini," terangnya.
Sedangkan Kasat Lantas Polres Labuhanbatu melalui Kanit Penjagaan dan Pengaturan Polsek Bilah Hulu, Aiptu Larjo menyatakan, tabrakan cukup dahsyat karena mobil Isuzu Vitara tiba-tiba ambil jalur terlalu kekanan. Akibatnya, mobil Panther yang datang dari arah berlawanan menghantam mobil tersebut. "Polisi masih belum memeriksa saksi-saksi, karena semua korban masih menjalani pengobatan," akunya. (JG)
Pewarta: Joko Gunawan:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.