Medan, 7/11 (Antara) - Pelaksana Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memberikan bantuan makanan tambahan dan vitamin kepada 1.000 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan balita di Kecamatan Medan Denai, Kamis.
Bantuan yang diberikan ini merupakan hasil kerjasama Pemkot Medan dengan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).
Dalam kesempatan itu Eldin berharap bantuan seperti ini dapat terus dilakukan, tidak hanya di Kecamatan Medan Denai saja tetapi harus mencakup seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan.
Dia menilai bantuan ini sangat penting dan harus didukung penuh karena sangat membantu Pemkot Medan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan anak.
Menurut dia meningkatkan derajat kesehatan anak bukan tanggung jawab pemerintah semata melainkan tanggung jawab bersama, yang artinya, masyarakat harus saling bahu membahu bersama pemerintah untuk meningkatkan kesehatan anak.
Dengan demikian anak-anak akan tumbuh dan berkembang dengan sehat sehingga nantinya dapat diandalkan menjadi generasi penerus bangsa, termasuk melanjutkan pembangunan di kota ini.
"Jadi saya berharap kerjasama seperti ini bisa berlanjut di kecamatan-kecamatan lainnya. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Pemkot Medan dengan stake holdernya, diantaranya YSKI dan PSMTI untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkannya," katanya.
Mantan Sekda Kota Medan ini mengungkapkan, masalah gizi anak-anak di Kota Medan saat ini terus membaik, meski demikian dia tidak menampik masih ada beberapa kasus maupun insiden yang terjadi terkait masalah gizi akibat kelalaian dari pihak keluarga dalam mengontrol anak-anaknya.
Sebab, Pemkot Medan melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan puskesmas dan posyandu untuk membantu masyarakat dalam meninghkatkan kesehatan dan gizi anak-anaknya tanpa dipungut biaya.
"Untuk mendukung itu, Dinas Kesehatan Kota Medan telah melakukan revitalisasi posyandu. Saat ini posyandu yang telah drevitalisasi lebih kurang 1.500 posyandu yang tersebar di seluruh Kota Medan," katanya.
Kadis Kesehatan Kota Medan Usma Polita menjelaskan, pemberian makanan tambahan dan vitamin ini merupakan program rutin yang dilakukan di setiap puskesmas di kota itu.
Karenanya, ia sangat mendukung
pemberian bantuan makanan dan tambahan yang melibatkan YSKI dan PSMTI.
Itu menunjukkan bahwa "stake holder" juga ikut berperan dan meningkatkan derajat kesehatan anak.
Dikatakan Eldin, pihaknya akan memantau dan melihat hasil dari pemberian bantuan makanan tambahan dan vitamin ini dalam tiga bulan ke depan melalui petugas-petugasnya di puskesmas.(KR-JRD)
