"Harga daging sapi sudah naik," kata pedagang daging pasar tradisional Stabat, Dien Lubis, di Stabat, Selasa.
Harga daging sapi yang ditawarkan para pedagang di Langkat tersebut umumnya mengalami kenaikan sekitar Rp10 ribu per Kg.
"Kenaikan terjadi mulai hari ini (Selasa) dan kami perkirakan besok harga daging sapi bakal naik lagi," ujarnya.
Ia memprediksi, harga daging sapi di daerah itu pada saat memasuki satu hari menjelang Lebaran 2013 menyentuh Rp100 ribu per Kg.
Diakuinya, harga daging sapi kerap berfluktuasi saat menjelang Ramadhan dan lebaran, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Namun setelah hari-hari besar keagamaan, lanjut dia, harga daging diperkirakan kembali ke posisi normal, yakni berkisar antara Rp75 ribu hingga Rp80 ribu.
Daging sapi yang dipasarkan para pedagang tradisional di Langkat berasal dari peternak lokal.
"Jadi kalaupun perkembangan harga daging sapi seperti sekarang ini, mungkin masih bisa dianggap wajar oleh kalangan pembeli," katanya.
Sementara, Hj. Atun, pedagang daging di pasar tradisional Stabat, menjelaskan untuk meghadapi lebaran tahun ini pihaknya telah mempersiapkan 50 ekor sapi lokal.
"Kita sudah persiapkan stok untuk kebutuhan daging sebanyak 50 ekor sapi," ujarnya.
Ia menambahkan, stok daging sapi di Langkat cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan konsumen, termasuk dari sisi kehalalannya, karena selama ini proses pemotongannya menerapkan konsep Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
Karena itu, Atun mengingatkan warga di daerah itu agar tidak perlu ragu membeli daging sapi di pasar tradisional Stabat.(KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.