• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Kamis, 26 Maret 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Harga emas Antam pada Rabu ini naik Rp7.000 menjadi Rp2,85 juta/gr

        Harga emas Antam pada Rabu ini naik Rp7.000 menjadi Rp2,85 juta/gr

        Rabu, 25 Maret 2026 21:47

        Pertamina berikan layanan porter  gratis kepada pemudik di Kualanamu

        Pertamina berikan layanan porter gratis kepada pemudik di Kualanamu

        Rabu, 25 Maret 2026 10:28

        Pertamina sediakan PDS BBM di Sumut permudah energi masa Lebaran 2026

        Pertamina sediakan PDS BBM di Sumut permudah energi masa Lebaran 2026

        Rabu, 25 Maret 2026 10:22

        Bandara Kualanamu catatkan kinerja positif arus mudik Lebaran 2026

        Bandara Kualanamu catatkan kinerja positif arus mudik Lebaran 2026

        Senin, 23 Maret 2026 6:25

        KAI Sumut layani 20.002 penumpang selama dua hari Lebaran 2026

        KAI Sumut layani 20.002 penumpang selama dua hari Lebaran 2026

        Senin, 23 Maret 2026 6:25

    • Hukum dan Kriminal
      • Polda Sumut selidiki jaringan 50 kilogram sabu dari perairan Asahan

        Polda Sumut selidiki jaringan 50 kilogram sabu dari perairan Asahan

        Kamis, 26 Maret 2026 8:29

        Polda Sumut mengintensifkan patroli di objek wisata pada libur Lebaran

        Polda Sumut mengintensifkan patroli di objek wisata pada libur Lebaran

        Senin, 23 Maret 2026 11:47

        Polda Sumut sediakan layanan kesehatan bagi pemudik agar tetap prima

        Polda Sumut sediakan layanan kesehatan bagi pemudik agar tetap prima

        Kamis, 19 Maret 2026 19:27

        Polda Sumut buru bandar sabu yang bertransaksi di rumah sakit

        Polda Sumut buru bandar sabu yang bertransaksi di rumah sakit

        Kamis, 19 Maret 2026 19:27

        Pemerintah apresiasi Polri identifikasi penyiram air keras ke aktivis KontraS

        Pemerintah apresiasi Polri identifikasi penyiram air keras ke aktivis KontraS

        Rabu, 18 Maret 2026 20:25

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Meneguhkan Kewajiban Zakat dan Menguatkan Sinergi Wakaf, Infaq dan Sadaqah dalam Membangun Ekonomi Umat

          Meneguhkan Kewajiban Zakat dan Menguatkan Sinergi Wakaf, Infaq dan Sadaqah dalam Membangun Ekonomi Umat

          Rabu, 4 Maret 2026 11:31

          Keuangan publik Islam dari zakat ke sadaqah, infaq dan wakaf

          Keuangan publik Islam dari zakat ke sadaqah, infaq dan wakaf

          Selasa, 3 Maret 2026 20:42

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Jumat, 6 Februari 2026 9:15

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

      • Peristiwa
        • Presiden Prabowo salat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang

          Presiden Prabowo salat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang

          Sabtu, 21 Maret 2026 8:05

          Presiden Prabowo tiba di Sumut untuk malam takbiran bersama warga

          Presiden Prabowo tiba di Sumut untuk malam takbiran bersama warga

          Jumat, 20 Maret 2026 19:17

          Arab Saudi tetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh  pada Jumat 20 Maret

          Arab Saudi tetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat 20 Maret

          Kamis, 19 Maret 2026 14:45

          Dirkeu: Program Mudik Gratis kontribusi nyata ANTARA kepada negara

          Dirkeu: Program Mudik Gratis kontribusi nyata ANTARA kepada negara

          Kamis, 19 Maret 2026 0:10

          Vietjet luncurkan penerbangan langsung pertama hubungkan Jakarta dengan Kota Pesisir Vietnam, Da Nang

          Vietjet luncurkan penerbangan langsung pertama hubungkan Jakarta dengan Kota Pesisir Vietnam, Da Nang

          Rabu, 18 Maret 2026 11:34

      • Cuaca
        • Waspadai suhu panas di Kota Medan dan Deli Serdang

          Waspadai suhu panas di Kota Medan dan Deli Serdang

          Kamis, 26 Maret 2026 14:26

          Wali Kota Medan minta ASN tak  menambah hari libur Lebaran 2026

          Wali Kota Medan minta ASN tak menambah hari libur Lebaran 2026

          Senin, 23 Maret 2026 6:24

          TNI selesaikan jembatan di Tapanuli Tengah penghubung antarkelurahan

          TNI selesaikan jembatan di Tapanuli Tengah penghubung antarkelurahan

          Kamis, 19 Maret 2026 0:18

          Jasamarga: 577.165 kendaraan lintasi Tol Belmera jelang Lebaran 2026

          Jasamarga: 577.165 kendaraan lintasi Tol Belmera jelang Lebaran 2026

          Kamis, 19 Maret 2026 0:16

          Sebagian Sumatera Utara berpotensi hujan pada Sabtu, catat wilayahnya

          Sebagian Sumatera Utara berpotensi hujan pada Sabtu, catat wilayahnya

          Sabtu, 14 Maret 2026 12:08

      • Foto
        • Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

          Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

          Selasa, 3 Maret 2026 15:07

          Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

          Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

          Jumat, 20 Februari 2026 17:48

          Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Sabtu, 14 Februari 2026 18:45

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

      • Video
        • Hari kedua Lebaran, wisata Pantai Pandan Sumut kembali bergeliat

          Hari kedua Lebaran, wisata Pantai Pandan Sumut kembali bergeliat

          Minggu, 22 Maret 2026 19:43

          Warga Hutanabolon shalat Id di tengah sisa puing-puing bencana

          Warga Hutanabolon shalat Id di tengah sisa puing-puing bencana

          Sabtu, 21 Maret 2026 17:30

          Warga Kota Pandan Tapteng berpawai malam takbiran dengan sederhana

          Warga Kota Pandan Tapteng berpawai malam takbiran dengan sederhana

          Sabtu, 21 Maret 2026 2:17

          Bantuan sapi Gubernur Sumut hadirkan sukacita Lebaran di Hutanabolon

          Bantuan sapi Gubernur Sumut hadirkan sukacita Lebaran di Hutanabolon

          Jumat, 20 Maret 2026 22:13

          Tarawih terakhir momen penuh syukur warga Desa Hutanabolon Tapteng

          Tarawih terakhir momen penuh syukur warga Desa Hutanabolon Tapteng

          Jumat, 20 Maret 2026 2:34

      Diantara Dua Pilihan: Ksatria Atau Preman

      Sabtu, 13 April 2013 10:00 WIB 1672

      Jakarta, 13/4 (Antara) - Kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 23 Maret 2013 yang diakui dilakukan oleh 11 anggota Kopassus TNI-AD masih terus bergulir.

      Kejadian itu menjadi berita penting karena terjadi pertama kalinya di Indonesia dan melibatkan beberapa institusi negara seperti TNI, Polri dan Lapas.

      Jika ditarik lebih lanjut akar permasalahannya ada pada masalah premanisme yang semakin berkembang pesat dan tidak diberantas dengan tuntas.

      Kejadian itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu hukum dan sosial.

      Sudut pandang pertama dari sisi hukum, tindakan pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus merupakan bagian dari ketidakpercayaan terhadap penegakkan hukum.

      Motif aksi balas dendam karena jiwa korsa yang kuat terhadap pembunuhan Serka Heru Santoso terjadi karena adanya ketidakpercayaan bahwa keempat preman akan mendapatkan hukuman yang pantas oleh aparat penegak hukum.

      Sudut pandang kedua dari sisi sosial. Pengakuan dari pelaku terhadap tim investigasi TNI-AD bukan hal yang mudah.

      Mengakui kesalahan, terutama yang dapat mencoreng nama institusi adalah sebuah dilema bagi para pelaku, namun akhirnya pilihan mereka untuk jujur dan bertanggung jawab siap dihukum.

      Hal ini banyak diapresiasi banyak kalangan bahkan mereka dikatakan "ksatria".

      Memang menjadi prajurit bukanlah hal yang mudah, berbagai tanggung jawab sudah siap dipikul dari pertama mereka masuk TNI. Hal ini juga sebuah pelajaran bagi "Struktur Sosial Militer" di Indonesia yang belum sempurna.

      Tentunya pembelajaran bukan saja bagi internal militer tetapi bagi pihak di luar militer (faktor eksternal) yang seharusnya menjadi pendukung belum maksimal memainkan peranannya.

      Contoh Korsel
      Contoh saja Korea Selatan, di mana setiap pemuda (laki-laki berumur 18-27 tahun) diharuskan mengikuti wajib militer sekalipun dia artis atau anak pejabat, sehingga mereka mengetahui beratnya dunia militer dan sangat menghargai tentaranya.

      Tentara betul-betul menjadi sosok pahlawan yang sangat dicintai rakyatnya. Struktur sosial militer terbangun karena banyak pihak berkontribusi untuk mendukung dan menguatkannya dari luar.

      Pengusaha dan swasta bahkan menyumbangkan sebagian keuntungan perusahaannya untuk pendidikan bagi anak-anak prajurit karena berinvestasi pada tentara dianggap bagian dari rasa cinta tanah air dan mereka akan merasa aman jika tentaranya profesional, sehingga menguatkan struktur sosial militer merupakan tanggung jawab bersama.

      Kasus Lapas Cebongan ini menjadi refleksi besar bagi dunia militer Indonesia dan tentunya menjadi bagian dari reformasi di tubuh militer.

      Dari dua sudut pandang tersebut jelas pelaku salah secara hukum, bahkan petinggi TNI AD juga menjamin hukum akan ditegakkan.

      Fenomena lain terjadi secara sosial dan moral, karema apa yang dilakukan pelaku dengan menembak mati preman juga banyak ditanggapi secara positif oleh masyarakat.

      Mengapa masyarakat berfikir demikian?
      Sebagian masyarakat berpandangan bahwa pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus adalah positif karena masyarakat rindu akan hadirnya sosok pelindung yang siap membasmi preman. Bahkan para pelaku dikatakan "ksatria".

      Hal ini bukan tanpa sebab, karena masyarakat Yogyakarta yang sudah mulai resah dengan pungutan liar (pungli) dan tindakan dari preman.

      Apalagi Yogyakarta sangat mengandalkan pariwisata. Ketika Yogyakarta tidak aman maka tidak akan ada yang datang dan masyarakatnya yang akan rugi. Kejadian Lapas Cebongan ini merupakan momentum untuk memberantas premanisme.

      Kategori Premanisme

      Premanisme sendiri berasal dari kata "vrijman", yakni orang bebas dan merdeka, sedangkan "isme" adalah faham atau aliran, yakni sebutan pejoratif yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain.

      Menurut mantan preman, Anton Medan, preman dapat dikategorikan menjadi tiga. Pertama preman kelas bawah yang beroperasi dengan modus pencopetan, pemalakan, pungli, dan sejenisnya.

      Kedua, preman kelas menengah yang bekerja dengan imbalan upah dari bos, misalnya "debt collector", preman pengawal pribadi, dan sebagainya.

      Ketiga adalah preman kelas atas, yang memiliki kekuasaan atau jabatan, dialah sang koruptor, atau pejabat yang melakukan pungli proyek.

      Adanya tingkatan preman membuat penanganan yang bertingkat pula dan tidak boleh disamaratakan. Pemerintah harus instrospeksi dan mengevaluasi diri tentang kenapa premanisme bisa merajalela.

      Fenomena premanisme tidak muncul begitu saja, karena banyak faktor mempengaruhi proses pembentukannya. Salah satunya adalah perjalanan sejarah penciptaan ruang yang memungkinkan kemunculan preman kemudian pengangguran dan turunnya moral masyarakat.

      Preman saat ini merupakan bagian dari struktur kelas di tengah tengah masyarakat yang keadaanya tidak bias dipungkiri. Siapakah yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap premanisme?
      Perkembangan preman merupakan gejala sosial di mana tidak hadirnya "sosok kuat" yang ditakuti para preman tersebut yang sejatinya sosok kuat tersebut adalah aparat yang menjadi pelindung masyarakat.

      Namun di sisi lain masih banyak pula sekelompok orang yang membela kehadiran preman, entah dipelihara atau sekadar mengatasnamakan hak asasi manusia.

      Sebagian masyarakat berpandangaan bahwa pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus adalah positif karena masyarakat rindu akan hadirnya sosok pelindung yang siap membasmi preman.

      Bahkan setelah Tim Investigasi TNI-AD mengumumkan bahwa pelakunya adalah oknum Kopassus, di Yogyakarta banyak bertebaran spanduk dukungan kepada satuan elit TNI-AD itu.

      Begitu juga di dunia maya, masyarakat mendukung langkah para pelaku (oknum Kopassus) karena selama ini tidak ada yang berani melawan preman.

      "Antilogic" yang difahami masyarakat, khususnya masyarakat Yogyakarta dalam mendukung oknum Kopassus sangat wajar karena Yogyakarta sangat mengandalkan pariwisata yang terkenal aman dan nyaman.

      Kini kasus Cebongan telah terungkap, para pelaku sudah mengaku bersalah dan siap diadili. Satu sisi mereka salah di mata hukum, namun di sisi lain mereka mau mengakui kesalahan dan dianggap ksatria di mata masyarakat.

      Sementara para preman yang sering membuat resah masyarakat masih juga didukung oleh sekelompok golongan atau institusi yang mengatasnamakan hak asasi manusia. Lalu, kemanakah kita berpihak? Kepada ksatria atau preman? ***1***

      *Peneliti Democracy Integrity and Peace (DIP) Centre, sebuah lembaga penelitian dan kajian masalah pencerahan dalam keamanan nasional. Lulusan S2 Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Kekhususan Kajian Stratejik Intelijen Univeritas Indonesia. (A035)

      Pewarta: Stepi Anriani, MS,i*

      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Terkini

      • Waspadai suhu panas di Kota Medan dan Deli Serdang

        Waspadai suhu panas di Kota Medan dan Deli Serdang

        2 jam lalu

      • DPRD Siantar bahas Ranperda insentif tenaga pendidikan dan perlindungan tenaga kerja

        DPRD Siantar bahas Ranperda insentif tenaga pendidikan dan perlindungan tenaga kerja

        2 jam lalu

      • Bupati Sergai pilih bersepeda ke kantor, gugup dijatah cuma Rp 3,8 juta untuk BBM

        Bupati Sergai pilih bersepeda ke kantor, gugup dijatah cuma Rp 3,8 juta untuk BBM

        6 jam lalu

      • Tidak disiplin, Pemkot Tanjungbalai berhentikan tiga ASN

        Tidak disiplin, Pemkot Tanjungbalai berhentikan tiga ASN

        7 jam lalu

      • Polda Sumut selidiki jaringan 50 kilogram sabu dari perairan Asahan

        Polda Sumut selidiki jaringan 50 kilogram sabu dari perairan Asahan

        8 jam lalu

      Foto

      Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

      Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

      Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

      Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Terpopuler

      Pemkot Medan wajibkan ASN masuk kerja 25 Maret 2026 usai libur Lebaran

      Pemkot Medan wajibkan ASN masuk kerja 25 Maret 2026 usai libur Lebaran

      Ribuan warga padati rumah dinas, Bobby gelar open house Idul Fitri

      Ribuan warga padati rumah dinas, Bobby gelar open house Idul Fitri

      Wali Kota Medan minta ASN tak  menambah hari libur Lebaran 2026

      Wali Kota Medan minta ASN tak menambah hari libur Lebaran 2026

      Warga Tapsel hilang digulung ombak Samudra Hindia, pencarian masih berlangsung

      Warga Tapsel hilang digulung ombak Samudra Hindia, pencarian masih berlangsung

      Ini nama korban peristiwa kecelakaan lalu lintas di Parapat

      Ini nama korban peristiwa kecelakaan lalu lintas di Parapat

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com