• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Jumat, 6 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Jumat pagi ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya

        Jumat pagi ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya

        Jumat, 6 Februari 2026 11:03

        Pengiriman barang dengan kereta api di Sumut naik pada awal 2026

        Pengiriman barang dengan kereta api di Sumut naik pada awal 2026

        Jumat, 6 Februari 2026 9:33

        Emas UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr Jumat ini

        Emas UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr Jumat ini

        Jumat, 6 Februari 2026 9:32

        Rupiah pada Jumat pagi melemah jadi Rp16.865 per dolar AS

        Rupiah pada Jumat pagi melemah jadi Rp16.865 per dolar AS

        Jumat, 6 Februari 2026 9:25

        Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Kamis, 5 Februari 2026 19:14

    • Hukum dan Kriminal
      • Kemenkum Sumut kawal merek kolektif  di Koperasi Merah Putih

        Kemenkum Sumut kawal merek kolektif di Koperasi Merah Putih

        Kamis, 5 Februari 2026 19:23

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Kamis, 5 Februari 2026 19:16

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        Kamis, 5 Februari 2026 17:46

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kamis, 5 Februari 2026 11:39

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kamis, 5 Februari 2026 10:34

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Jumat, 6 Februari 2026 9:15

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

      • Peristiwa
        • LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

          LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

          Jumat, 6 Februari 2026 10:37

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          Kamis, 5 Februari 2026 18:45

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kamis, 5 Februari 2026 18:41

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Kamis, 5 Februari 2026 17:48

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kamis, 5 Februari 2026 16:10

      • Cuaca
        • Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Jumat, 6 Februari 2026 10:26

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

          PMI Sumut pulihkan hubungan  keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          PMI Sumut pulihkan hubungan keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          Senin, 2 Februari 2026 14:49

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Jumat, 30 Januari 2026 22:22

      • Foto
        • Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

      • Video
        • DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Kamis, 5 Februari 2026 15:21

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Jumat, 30 Januari 2026 23:39

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Jumat, 30 Januari 2026 23:21

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Jumat, 30 Januari 2026 1:12

      Diantara Dua Pilihan: Ksatria Atau Preman

      Sabtu, 13 April 2013 10:00 WIB 1646

      Jakarta, 13/4 (Antara) - Kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 23 Maret 2013 yang diakui dilakukan oleh 11 anggota Kopassus TNI-AD masih terus bergulir.

      Kejadian itu menjadi berita penting karena terjadi pertama kalinya di Indonesia dan melibatkan beberapa institusi negara seperti TNI, Polri dan Lapas.

      Jika ditarik lebih lanjut akar permasalahannya ada pada masalah premanisme yang semakin berkembang pesat dan tidak diberantas dengan tuntas.

      Kejadian itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu hukum dan sosial.

      Sudut pandang pertama dari sisi hukum, tindakan pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus merupakan bagian dari ketidakpercayaan terhadap penegakkan hukum.

      Motif aksi balas dendam karena jiwa korsa yang kuat terhadap pembunuhan Serka Heru Santoso terjadi karena adanya ketidakpercayaan bahwa keempat preman akan mendapatkan hukuman yang pantas oleh aparat penegak hukum.

      Sudut pandang kedua dari sisi sosial. Pengakuan dari pelaku terhadap tim investigasi TNI-AD bukan hal yang mudah.

      Mengakui kesalahan, terutama yang dapat mencoreng nama institusi adalah sebuah dilema bagi para pelaku, namun akhirnya pilihan mereka untuk jujur dan bertanggung jawab siap dihukum.

      Hal ini banyak diapresiasi banyak kalangan bahkan mereka dikatakan "ksatria".

      Memang menjadi prajurit bukanlah hal yang mudah, berbagai tanggung jawab sudah siap dipikul dari pertama mereka masuk TNI. Hal ini juga sebuah pelajaran bagi "Struktur Sosial Militer" di Indonesia yang belum sempurna.

      Tentunya pembelajaran bukan saja bagi internal militer tetapi bagi pihak di luar militer (faktor eksternal) yang seharusnya menjadi pendukung belum maksimal memainkan peranannya.

      Contoh Korsel
      Contoh saja Korea Selatan, di mana setiap pemuda (laki-laki berumur 18-27 tahun) diharuskan mengikuti wajib militer sekalipun dia artis atau anak pejabat, sehingga mereka mengetahui beratnya dunia militer dan sangat menghargai tentaranya.

      Tentara betul-betul menjadi sosok pahlawan yang sangat dicintai rakyatnya. Struktur sosial militer terbangun karena banyak pihak berkontribusi untuk mendukung dan menguatkannya dari luar.

      Pengusaha dan swasta bahkan menyumbangkan sebagian keuntungan perusahaannya untuk pendidikan bagi anak-anak prajurit karena berinvestasi pada tentara dianggap bagian dari rasa cinta tanah air dan mereka akan merasa aman jika tentaranya profesional, sehingga menguatkan struktur sosial militer merupakan tanggung jawab bersama.

      Kasus Lapas Cebongan ini menjadi refleksi besar bagi dunia militer Indonesia dan tentunya menjadi bagian dari reformasi di tubuh militer.

      Dari dua sudut pandang tersebut jelas pelaku salah secara hukum, bahkan petinggi TNI AD juga menjamin hukum akan ditegakkan.

      Fenomena lain terjadi secara sosial dan moral, karema apa yang dilakukan pelaku dengan menembak mati preman juga banyak ditanggapi secara positif oleh masyarakat.

      Mengapa masyarakat berfikir demikian?
      Sebagian masyarakat berpandangan bahwa pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus adalah positif karena masyarakat rindu akan hadirnya sosok pelindung yang siap membasmi preman. Bahkan para pelaku dikatakan "ksatria".

      Hal ini bukan tanpa sebab, karena masyarakat Yogyakarta yang sudah mulai resah dengan pungutan liar (pungli) dan tindakan dari preman.

      Apalagi Yogyakarta sangat mengandalkan pariwisata. Ketika Yogyakarta tidak aman maka tidak akan ada yang datang dan masyarakatnya yang akan rugi. Kejadian Lapas Cebongan ini merupakan momentum untuk memberantas premanisme.

      Kategori Premanisme

      Premanisme sendiri berasal dari kata "vrijman", yakni orang bebas dan merdeka, sedangkan "isme" adalah faham atau aliran, yakni sebutan pejoratif yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain.

      Menurut mantan preman, Anton Medan, preman dapat dikategorikan menjadi tiga. Pertama preman kelas bawah yang beroperasi dengan modus pencopetan, pemalakan, pungli, dan sejenisnya.

      Kedua, preman kelas menengah yang bekerja dengan imbalan upah dari bos, misalnya "debt collector", preman pengawal pribadi, dan sebagainya.

      Ketiga adalah preman kelas atas, yang memiliki kekuasaan atau jabatan, dialah sang koruptor, atau pejabat yang melakukan pungli proyek.

      Adanya tingkatan preman membuat penanganan yang bertingkat pula dan tidak boleh disamaratakan. Pemerintah harus instrospeksi dan mengevaluasi diri tentang kenapa premanisme bisa merajalela.

      Fenomena premanisme tidak muncul begitu saja, karena banyak faktor mempengaruhi proses pembentukannya. Salah satunya adalah perjalanan sejarah penciptaan ruang yang memungkinkan kemunculan preman kemudian pengangguran dan turunnya moral masyarakat.

      Preman saat ini merupakan bagian dari struktur kelas di tengah tengah masyarakat yang keadaanya tidak bias dipungkiri. Siapakah yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap premanisme?
      Perkembangan preman merupakan gejala sosial di mana tidak hadirnya "sosok kuat" yang ditakuti para preman tersebut yang sejatinya sosok kuat tersebut adalah aparat yang menjadi pelindung masyarakat.

      Namun di sisi lain masih banyak pula sekelompok orang yang membela kehadiran preman, entah dipelihara atau sekadar mengatasnamakan hak asasi manusia.

      Sebagian masyarakat berpandangaan bahwa pembunuhan yang dilakukan oknum Kopassus adalah positif karena masyarakat rindu akan hadirnya sosok pelindung yang siap membasmi preman.

      Bahkan setelah Tim Investigasi TNI-AD mengumumkan bahwa pelakunya adalah oknum Kopassus, di Yogyakarta banyak bertebaran spanduk dukungan kepada satuan elit TNI-AD itu.

      Begitu juga di dunia maya, masyarakat mendukung langkah para pelaku (oknum Kopassus) karena selama ini tidak ada yang berani melawan preman.

      "Antilogic" yang difahami masyarakat, khususnya masyarakat Yogyakarta dalam mendukung oknum Kopassus sangat wajar karena Yogyakarta sangat mengandalkan pariwisata yang terkenal aman dan nyaman.

      Kini kasus Cebongan telah terungkap, para pelaku sudah mengaku bersalah dan siap diadili. Satu sisi mereka salah di mata hukum, namun di sisi lain mereka mau mengakui kesalahan dan dianggap ksatria di mata masyarakat.

      Sementara para preman yang sering membuat resah masyarakat masih juga didukung oleh sekelompok golongan atau institusi yang mengatasnamakan hak asasi manusia. Lalu, kemanakah kita berpihak? Kepada ksatria atau preman? ***1***

      *Peneliti Democracy Integrity and Peace (DIP) Centre, sebuah lembaga penelitian dan kajian masalah pencerahan dalam keamanan nasional. Lulusan S2 Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Kekhususan Kajian Stratejik Intelijen Univeritas Indonesia. (A035)

      Pewarta: Stepi Anriani, MS,i*

      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Terkini

      • Jumat pagi ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya

        Jumat pagi ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya

        9 menit lalu

      • Peringatan Bulan K3, Wagub Surya berikan santunan ahli waris

        Peringatan Bulan K3, Wagub Surya berikan santunan ahli waris

        32 menit lalu

      • LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

        LKBN ANTARA tingkatkan kapastitas wartawan melalui UKW

        35 menit lalu

      • Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

        Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

        46 menit lalu

      • Pemkot: Sungai di Kota Medan perlu dinormalisasi guna cegah banjir

        Pemkot: Sungai di Kota Medan perlu dinormalisasi guna cegah banjir

        1 jam lalu

      Foto

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Terpopuler

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Dini hari jadi waktu apes, dua pemuda diamankan Satres Narkoba Polres Batu Bara

      Dini hari jadi waktu apes, dua pemuda diamankan Satres Narkoba Polres Batu Bara

      Wakil Ketua Umum DPP Partai Gokar buka Musda XI di Sumut

      Wakil Ketua Umum DPP Partai Gokar buka Musda XI di Sumut

      Liverpool resmi amankan transfer Jeremy Jacquet dari Rennes

      Liverpool resmi amankan transfer Jeremy Jacquet dari Rennes

      Penanganan longsor di Siraisan teratasi, jalan lintas Sibuhuan - Sosopan kembali bisa di lalui

      Penanganan longsor di Siraisan teratasi, jalan lintas Sibuhuan - Sosopan kembali bisa di lalui

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com