Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Kamis (7/13) malam membuat beberapa titik jalan kabupaten menuju Kecamatan Panyabungan Timur tertimbun material longsor.

Berdasarkan pantauan ANTARA, ada tiga titik badan jalan yang tertimbul material longsor dengan tumpukan material longsor yang bervariasi. Timbunan material longsor berupa tanah bercampur batu dan pepohonan.

Meskipun tumpukan material longsor itu belum sempat menutupi seluruh badan jalan, namun para pengendara yang hendak melewati ruas jalan Panyabungan - Pagur itu menilai timbunan tersebut telah mengganggu pengendara yang lewat. 
 
Hal itu diakibatkan karena ada timbunan longsornya telah menutupi setengah badan jalan tepatnya di titik Sidaing, Desa Parmompang.

Akibatnya, angkutan sejenis roda empat tidak bisa lagi berpapasan dikarenakan material longsor berupa tanah dan kayu itu sudah menutupi sebahagian jalan.

Sementara, sejumlah titik longsor lainnya seperti mulai dari perbatasan Desa Tebing Tinggi hingga titik Sidaing belum sempat menutupi badan jalan. Namun material longsor seperti batu terlihat menumpuk dibahu jalan.

Atas hal itu, pengendara berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Madina, Pemerintah Kecamatan dan Desa untuk membersihkan material longsor itu sehingga nantinya tidak  mengganggu para pengendara yang lewat.

Karena kalau dibiarkan secara terus menerus dikhawatirkan materialnya akan semakin bertambah, terlebih mengingat kawasan Panyabungan Timur merupakan daerah yang geokrafisnya merupakan pegunungunan dan bertebing.

Pewarta: Holik

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023