Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution resmi melantik 2 orang CPNS IPDN dan 158 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Aula Kantor Bupati Madina, Selasa (2/12).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya integritas bagi seluruh peserta pelantikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kode etik.
"Saya minta seluruh peserta yang dilantik hari ini agar menjaga harkat, derajat, dan martabat Kabupaten Mandailing Natal," ujar Bupati Saipullah.
Bupati juga mengingatkan agar para ASN senantiasa bersyukur atas kesempatan menjadi pegawai pemerintah, mengingat ribuan orang lainnya bercita-cita menjadi ASN. "Jadikan ini momentum untuk mengabdi kepada negara, jangan merasa paling hebat atau bertindak sesuka hati," tegasnya.
Selain itu, Bupati memastikan akan mengawasi kinerja ASN Pemkab Madina melalui Inspektorat dan para Kepala Dinas. Bagi ASN yang melanggar kode etik, Bupati menegaskan kontrak kerja dapat dicabut.
"Saya akan memonitor dan mengawasi. Sewaktu-waktu kontrak bisa dicabut. Kalian yang diangkat harus jalankan tugas dengan baik. Saudara diangkat dan digaji untuk memberikan pengabdian, loyalitas, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," jelasnya.
Bupati juga menekankan disiplin kerja, termasuk jam masuk dan pulang kantor, serta mengingatkan agar ASN tidak terlibat kegiatan yang melanggar aturan, termasuk perselingkuhan.
"Betul-betul laksanakan tugas negara dengan baik. Masuk kantor pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.30 WIB. Bekerjalah sesuai waktu dan aturan," katanya.
Pelantikan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Sahnan Pasaribu, Asisten III Lismulyadi Nasution, serta Kepala Dinas Kesehatan dr Faisal Situmorang.
