Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan harga rata-rata gabah baik gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di Sumut pada September 2023 naik hingga 1,42 persen secara bulanan (month to month).

"Untuk harga GKP di tingkat petani pada September 2023 naik 0,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin dalam konferensi pers daring diikuti di Medan, Senin.

Secara tahunan (year on year), GKP di tingkat petani naik 17,46 persen.

Sedangkan rata-rata harga GKG di tingkat petani Sumut tercatat Rp6.459, bertambah 0,07 persen secara bulanan dan naik 11,33 persen year on year.

Nurul melanjutkan, harga gabah terendah di tingkat petani ditemukan BPS Sumut di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, yaitu Rp5.300 per kilogram. Itu merupakan gabah kualitas GKP varietas Inpari-32.

Baca juga: BPS catat 20.941 wisman ke Sumut pada Agustus 2023
"Kemudian, harga gabah tertinggi mencapai Rp7.200 per kilogram, yakni gabah kualitas GKG varietas Ciherang ditemukan di Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan," kata dia.

Adapun harga rata-rata GKP di tingkat penggilingan Sumut pada September 2023 ada di Rp6.250 per kilogram, bertambah 1,42 persen dari bulan sebelumnya dan terdongkrak 11,63 persen secara tahunan.

Selanjutnya, pada masa yang sama, harga rata-rata GKG di penggilingan Sumut Rp6.604 per kilogram atau tidak berubah dibandingkan Agustus 2023, tetapi naik 11,63 persen dilihat dari September 2022.

BPS Sumut mendata, harga gabah terendah di tingkat penggilingan wilayahnya ada di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, yaitu gabah kualitas GKP varietas Inpari-32 dengan nilai Rp5.350 per kilogram.

Kemudian gabah di penggilingan yang termahal ada di Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, yaitu Rp7.300 per kilogram.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPS: Harga gabah di Sumut September 2023 naik hingga 1,42 persen

Pewarta: Michael Siahaan

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023