Harga telur ayam ras di tingkat grosir maupun pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara, terus naik dan kini mencapai Rp50.000 per papan berisi 30 butir akibat pasokan terbatas.

"Harga telur ayam masih tinggi sejak dua pekan terakhir. Tadinya Rp1.400 per butir, kini Rp1.650," ucap Rika Indah Sariyanti (36), warga Gedung Johor di Medan, Sabtu.

Menurut dia, saat ini harga telur ayam ras di pasaran grosir setempat terbagi tiga jenis, yakni telur ukuran kecil seharga Rp1.400 per butir atau Rp42.000 per papan, lalu ukuran sedang Rp1.550 per butir atau Rp46.500 per papan, dan ukuran besar Rp1.650 per butir atau Rp49.500 per papan.

"Jadi saya batasi pembelian. Masalahnya harga ikan laut dan kebutuhan pokok lainnya juga ikut naik," tutur Rika.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis, mengaku harga telur ayam ras di pasar tradisional maupun pasar modern mengalami kenaikan, sehingga pihaknya terus memantau komoditas ini.

Kebutuhan telur ayam ras di Kota Medan, lanjut dia, sebanyak 2.516,43 ton per bulan atau 83,88 ton per hari, sementara persediaan saat ini sekitar 9.420 ton dengan permintaan meningkat.

"Ada kenaikan telur sekitar 13,7 persen. Memang terjadi keterbatasan pasokan, dan permintaan sedang tinggi. Ini yang harus kita selesaikan," ucap Emilia.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022