Badan Meteorologi Klimanologi dan Geofisika menyerahkan buku kepada Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu. 

Buku mengenai "Wajah Tektonik Sumatera Bagian Utara" itu diserahkan langsung Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang Teguh Rahayu, Senin (6/7) di ruang kerja bupati.

Penyerahan buku itu usai rombongan BMKG beraudiensi mengenai pemasangan "smart display warning receiver system new generation" (WRS New Gen) atau peralatan penerima informasi gempabumi dan peringatan tsunami.

Baca juga: Tapsel jaga daerahnya zona hijau COVID-19

Sekaligus menginformasikan terkait survei awal pemasangan Digital Accelograph sebuah alat untuk meminimalisir kerentanan bangunan saat terjadinya gempa bumi yang dalam waktu dekat akan dipasang di Kantor BPBD Tapanuli Selatan di Sipirok kepada bupati.

Dalam kesempatan itu Ayyu panggilan Teguh Rahayu memberikan penjelasan singkat tentang informasi dini gempa bumi dan tsunami termasuk tatanan tektonik di wilayah Sumbagut khususnya wilayah Tapanuli Selatan termasuk tatanan tektonik sesuai tertuang dalam buku tersebut.

Baca juga: BMKG pasang Smart Display WRS New Gen Di Kabupaten Tapanuli Selatan

Sekilas, kondisi tektonik Kabupaten Tapanuli Selatan sangat dipengaruhi oleh aktivitas Sumatra Fault Zone dan patahan lokal Angkola sehingga potensi gempa bumi yang terjadi di wilayah ini umumnya terjadi di darat dengan kedalaman dangkal.

"Dalam kajian yang sudah dilakukan oleh tim Geofisika Deli Serdang untuk gempa bumi darat di Sumatera Bagian Utara periode 2019 sampai Juni 2020 terjadi peningkatan aktivitas gempabumi darat di sekitar patahan Sumatera dan segmen lokal," tambahnya.

Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu, mengucapkan terimakasih kepada BMKG Geofisika Deli Serdang, "dengan adanya buku ini diharapkan bisa memberikan pemahaman tentang wajah tektonik di Tapanuli Selatan," ujarnya.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020