Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara optimistis mampu memenuhi target pelayanan KB kepada 63.068 akseptor di seluruh kabupaten/kota di daerah itu melalui program pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Indonesia.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Temazaro Zega di Deliserdang, Senin, mengatakan kegiatan Pelayanan KB Sejuta Akseptor itu merupakan puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, yang diperingati setiap tanggal 29 Juni setiap tahunnya.

Baca juga: BKKBN Sumatera Utara target layani 63.068 orang akseptor KB

Baca juga: Pelayanan KB gratis warnai peringatan Harganas di Madina

"Sumatera Utara melakukannya di seluruh fasilitas kesehatan. Kami optimistis dengan dukungan gubernur, bupati, wali kota, Pangdam I/BB dan mitra kerja kita lainnya serta masyarakat target 63.068 akseptor dapat kita penuhi," katanya.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau pelaksanaan Pelayanan KB Sejuta Akseptor di Puskesmas Aras Kabu Kecamatan Beringin, Deliserdang dan Rumah Sakit Hermina Medan pada puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27.

Lebih lanjut ia mengatakan target tersebut telah dibagi sesuai dengan kondisi masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara.

Untuk pemantauan hasil pelayanan, BKKBN Sumut dan OPD-KB kabupaten/kota telah melakukan koordinasi melalui pembentukan posko pencatatan dan pelaporan, dan hasilnya dapat dilihat secara online.

"Kami berharap kegiatan itu memberikan dampak terhadap penurunan angka kelahiran serta meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi, yang pada akhirnya harapan kita bersama semoga akan berdampak terhadap peningkatan kualitas keluarga," katanya.

Selain melakukan pelayanan KB, kegiatan itu juga dirangkai dengan pemberian bantuan sembako bagi Pengurus Poktan (Kelompok Kegiatan) Program Bangga Kencana yang ada di Kabupaten Deliserdang.

Hal itu sebagai wujud kepedulian BKKBN Sumatera Utara terhadap kerja keras dan semangat kader dalam mensukseskan Program Bangga Kencana.

Sementara Ketua TP-PKK Prov. Sumut, Nawal Edy Rahmayadi mengatakan pihaknya berharap masyarakat Sumatera Utara, khususnya Pasangan Usia Subur dapat merencanakan kelahiran, tunda terlebih dahulu kehamilan dimasa Pandemi Covid-19 ini. 

"Untuk itu melalui Pelayanan KB ini, ketubuhan ber-KB masyarakat Sumut dapat terpenuhi, sehingga kami optimis bersama dengan jajaran BKKBN dan mitra kerja lainnya angka kelahiran di Sumatera Utara tidak akan mengalami kenaikan di masa Covid ini," katanya.

Dari pantauan yang dilakukan, protokol kesehatan sangat ketat dilakukan, mulai dari sebelum memasuki ruang pelayanan, seluruh calon akseptor dan pengunjung yang hadir dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan wajib melakukan cuci tangan pakai sabun serta wajib menggunakan masker. 

Sementara petugas kesehatan yang akan memberikan pelayanan KB dilengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD), Baju Hazmat, Sarung tangan, masker dan lainnya.
 

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020