Medan (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara memperkuat kerja sama dengan Polri dan TNI guna mempercepat target program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

“TNI dan Polri merupakan mitra strategis yang dilibatkan untuk mempercepat program Bangga Kencana pada 2026,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Fatmawati di Medan, Senin.

Fatmawati mengatakan keterlibatan personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu penyelenggaraan program di wilayah Sumut tersebut.

Pihaknya meyakini mitra strategis tersebut dapat mempercepat pencapaian target Program Bangga Kencana di wilayah Sumatera Utara.

“Target kami tentu selaras dengan sasaran strategis pembangunan keluarga 2025–2029, termasuk percepatan penurunan stunting,” katanya.

Selain itu, Fatmawati mengatakan berdasarkan data, angka kelahiran total (TFR) pada 2025 masih berada di angka 2,39. Artinya, rata-rata jumlah anak yang dimiliki perempuan usia produktif di Sumut hampir tiga anak.

"Sedangkan target nasional 2,1 untuk mewujudkan konsep penduduk seimbang,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengatakan kerja sama dengan Polri dan TNI diharapkan dapat mempercepat Program Bangga Kencana.

“Karena petugas lapangan kami masih sedikit, sekitar 1.200 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah kelurahan yang mencapai sekitar 7.000 di Sumut, idealnya satu petugas menangani dua kelurahan,” katanya.

Namun, pihaknya optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai melalui kerja sama tersebut, termasuk dengan mempercepat penyuluhan melalui digitalisasi agar menjangkau masyarakat.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026