Medan (ANTARA) - Pagi itu Jumat (6/2), suasana di sepanjang jalan Gunung Krakatau hingga area Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara terlihat berbeda.
Bukan hiruk pikuk kendaraan seperti biasanya, melainkan derap langkah ASN Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, penyuluh KB dan warga yang kompak membawa sapu, karung sampah, serta peralatan kebersihan.
Mereka turun bersama dalam satu misi: mewujudkan lingkungan yang lebih ASRI.
Aksi bersih-bersih ini digelar sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden Republik Indonesia mengenai Gerakan ASRI — Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Gerakan ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan membersihkan sampah, tetapi sebagai gerakan sosial untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Sejak pagi, secara kompak ASN perwakilan BKKBN Sumut, Penyuluh KB dan masyarakat telah menyebar ke beberapa titik strategis.
Sebagian membersihkan trotoar dan median jalan, sebagian lain menyisir selokan yang kerap menjadi titik penumpukan sampah, sementara tim lainnya merapikan area perkantoran, taman, dan ruang publik. Karung-karung berisi sampah plastik, dedaunan, dan limbah lainnya perlahan terkumpul sebagai bukti nyata kerja bersama.
Di sela aktivitas, ASN Perwakilan BKKBN Sumut tidak hanya bekerja membersihkan lingkungan, tetapi juga berdialog dengan warga yang melintas maupun yang tinggal di sekitar lokasi.
Mereka menyampaikan pesan sederhana namun penting: menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan kebiasaan yang harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumut menegaskan bahwa Gerakan ASRI harus menjadi budaya hidup, bukan sekadar kegiatan seremonial yang berhenti setelah satu hari.
“Lingkungan yang bersih bukan hanya soal estetika. Ini tentang kesehatan, kenyamanan, produktivitas, dan kualitas hidup kita bersama. Jika kita konsisten dengan langkah kecil seperti ini, dampaknya akan terasa bagi Sumatera Utara di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Penyuluh KB dalam Gerakan ASRI sejalan dengan peran mereka sebagai agen perubahan di masyarakat. Selain mengampanyekan program Bangga Kencana, mereka juga diharapkan mampu menggerakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang sehat dan bersih.
Warga yang turut serta dalam kegiatan ini mengaku antusias. Beberapa di antaranya menyampaikan bahwa aksi nyata seperti ini membuat mereka semakin sadar akan dampak sampah terhadap lingkungan dan kesehatan.
“Biasanya kami hanya melihat petugas kebersihan bekerja, tapi hari ini kami ikut turun langsung. Jadi lebih terasa tanggung jawabnya,” ujar salah satu warga yang ikut bergotong royong.
Aksi bersih-bersih ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat melahirkan perubahan nyata. Tidak hanya lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ke depan, BKKBN Sumut berkomitmen untuk terus menggaungkan Gerakan ASRI melalui berbagai kegiatan berbasis masyarakat, edukasi lingkungan, serta kolaborasi lintas sektor.
Dari langkah kecil hari ini, Sumatera Utara bergerak menuju lingkungan yang lebih Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Pewarta: JuraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026