Untuk pertama kalinya seorang pelajar di Sumatera Utara meninggal dunia diduga terpapar virus corona atau COVID-19. Pelajar berinisial WR (16) meninggal dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020
Informasi dihimpun ANTARA, Sabtu, pasien merupakan warga Jalan Pasar 6 Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
"Pasien masih berstatus pelajar SMP. Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama satu hari di Rumah Sakit Mitra Medica Tembung," kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo melalui Kasi Humas Aiptu Basarah.
Baca juga: ODP COVID-19 di Kabupaten Langkat bertambah menjadi 10
Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia terus lampaui angka kematian dan total positif 6.248
Baca juga: Dua warga berstatus PDP COVID-19 meninggal di Medan
Baca juga: ODP COVID-19 di Kabupaten Langkat bertambah menjadi 10
Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia terus lampaui angka kematian dan total positif 6.248
Baca juga: Dua warga berstatus PDP COVID-19 meninggal di Medan
Awalnya pasien merasakan gejala sakit berupa badan panas, dan diare sejak Minggu (14/4), selanjutnya oleh pihak keluarga dibawa berobat jalan.
Karena tidak menunjukan tanda-tanda perubahan, WR kemudian dilarikan ke Puskesmas. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas, WR dinyatakan mengalami sakit demam berdarah (DBD).
WR kemudian dibawa ke Rumah Sakit Citra Medica. Namun, baru sehari dirawat, korban meninggal dunia.
"Di RS Citra Medica dinyatakan oleh
dokter anaknya pasien PDP COVID-19," ujarnya.
Selanjutnya, jenazah WR dimakamkan di Pekuburan Umum Pasar 4 Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan sesuai dengan protokoler kesehatan penanganan COVID-19.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020