Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M. Pasaribu menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (14/4).

Bupati, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang ini, menjelaskan penyusunan LKPJ 2019 ini sesuai ketentuan Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah nomor 13 Tahun 2019.

Bupati dalam penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2019 setelah perubahan menyampaikan pendapatan lebih besar dari target realisasi.

Baca juga: Menghadapi COVID-19, PMI Tapsel: stok darah aman

Baca juga: Permintaan lemah, kolang kaling Tapsel masih "berlayar" di tengah badai COVID-19

"Atau pendapatan setelah Perubahan APBD sebesar Rp.1.499.263.389.898,00 sedang realisasi Rp.1.470.732.099.778,03 atau mencapai 98,10% dari rencana. Atau, meningkat 7,44% dari Tahun sebelumnya Rp.1.368.913.574.361,81", katanya.

Untuk dana perimbangan Tapsel di Tahun 2019 mendapat proporsi terbesar dari pemerintah pusat dari target sebesar Rp.1.004.458.145.000,00 realisasi Rp.976.668.568.417,00 atau 66,41% dari total pendapatan.

"Sedang transfer pusat berupa DID sebesar Rp.23.132.664.000,00 dan terealisasikan 100%. Tambah transfer pemerintah Provinsi Sumut Rp.70.965.757.854,00 target realisasi 82,03%", tambahnya.

Untuk pendapatan asli daerah (PAD) Tahun 2019 realisasi lebih besar dari yang ditargetkan, yakni target sebesar Rp 162.148.021.190,00 sementara realisasi sebesar Rp.167.458.157.940,03. Sementara untuk belanja Tahun 2019 sebesar Rp.1.332.511.422.724,00 terealisasi Rp. 1.213.127.568.621,89 atau 91,04%.

"Belanja modal Tahun 2019 rencana Rp.439.876.552.992,00 terealisasi Rp.420.660.057.834,89 atau 95,63% . Belanja modal Tahun 2019 ini meningkat sebesar Rp.57.520.924.539,79 dibanding Tahun 2018 sebesar Rp.363.139.133.295,10," katanya.

Sementara belanja tidak terduga dari rencana semula sebesar Rp.2.050.000.000,00 realisasi sebesar Rp.505.000.000,00 atau sekitar 0,04% dari total belanja.

"Mudah-mudahan hasil audit BPK atas pelaksanaan APBD Tahun 2019 ini Tapanuli Selatan kembali dapat meraih nilai Wajar Tanpa Pengecualian WTP non paragraf dari BPK RI," ujarnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Wakil pimpinan dewan Tapsel Borkat, Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, para anggota DPRD, Sekda Tapsel Parulian Nasution, dan pejabat Pemkab Tapsel lainnya.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020