Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Kepolisian Resor (Polres) setempat memperkuat kolaborasi dalam perlindungan perempuan dan anak melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (2/6).
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dan Kapolres AKBP Bagus Priandy di ruang kerja bupati, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan.
Bupati Saipullah mengatakan kerja sama antara pemerintah daerah dan kepolisian sejatinya telah berjalan di lapangan, namun penguatan melalui MoU diperlukan sebagai bentuk komitmen sekaligus indikator penilaian dari pemerintah pusat.
“Secara de facto kolaborasi sudah berjalan, karena pemda dan kepolisian berada dalam satu forum komunikasi pimpinan daerah. MoU ini menjadi bukti keseriusan bersama dalam penanganan berbagai persoalan, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.
Kapolres AKBP Bagus Priandy menyebutkan Indeks Perlindungan Anak di Kabupaten Mandailing Natal saat ini berada pada kategori B Plus. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan peningkatan agar penanganan kasus dapat lebih optimal.
“Artinya program yang dijalankan sudah baik, tetapi tetap perlu ditingkatkan agar penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa lebih maksimal dan komprehensif,” ujarnya.
Kesepakatan ini mencakup kerja sama dalam pencegahan dan penanganan kekerasan fisik, psikis, seksual terhadap anak, serta pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran data dan informasi, pendampingan korban secara hukum, psikologis dan sosial, penyediaan rumah aman, penyuluhan, serta peningkatan kapasitas personel.
Dalam implementasinya, Polres bertanggung jawab melakukan penyidikan dan penegakan hukum secara cepat dan profesional, serta menjamin keamanan korban selama proses hukum
Sementara itu, Pemkab Madina berkewajiban menyediakan layanan pengaduan, pendampingan psikologis, konseling, fasilitas rumah aman dan layanan kesehatan, serta melakukan penjangkauan kasus hingga tingkat desa dan kecamatan.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap perlindungan terhadap perempuan dan anak di Mandailing Natal dapat semakin kuat dan menyeluruh.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026