Pematang Siantar (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pematang Siantar menggelar simulasi sistem pengamanan kota dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah kota. 

Dalam simulasi yang diadakan di depan Balai Kota Pemkot Pematang Siantar, Rabu (13/5), tim menghadapi aksi unjuk rasa yang menolak kenaikan harga BBM dan aksi penjarahan. 

Simulasi melibatkan personel Polres Pematang Siantar, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan masyarakat.

Wali Kota diwakilkan Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis, Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga, Ketua Pengadilan Negeri Rinto Leony Manullang SH MH, Danki 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumut AKP Laurensius Siahaan, turut menyaksikan simulasi. 

Kapolres Pematang Siantar, AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak mengingatkan tim pengamanan bahwa adegan-adegan dalam simulasi merupakan peragaan.

Begitu pun Kapolres mengimbau agar para personel yang terlibat dalam simulasi tersebut melakukan peran masing-masing dengan sungguh-sungguh. 

Dalam peragaan terlihat adanya penambahan personel dari Brimob Polda Sumut, bahan mengerahkan armada canon water guna menertibkan dan mengamankan situasi daerah. 



Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026