Pematang Siantar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar menyampaikan perkembangan inflasi di wilayah kerja April 2026, pada temu pers, Rabu (6/5). 

Kepala Perwakilan BI Pematang Siantar, Ahmadi Rahman didampingi staf memaparkan perekonomian di dua daerah yang menjadi pantauan indeks harga konsumen, yakni Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Labuhan Batu. 

Dua daerah ini mampu menjaga stabilitas harga pada beberapa komoditas barang pokok dan penting, meskipun terdapat tekanan inflasi pasca Idul Fitri. 

Pencapaian ini ujarnya, merupakan hasil dari sinergi intensif Tim Pengendali Inflasi Daerah dalam mengawal kecukupan pasokan guna memastikan stabilitas harga tetap terukur di tengah ketidakpastian pasar internasional maupun domestik. 

Pada April 2026, inflasi bulanan di Kota Pematang Siantar sebesar 0,19 persen, dengan andil komoditi minyak goreng, bawang merah dan tomat. 

Sedangkan di Kabupaten Labuhan Batu sebesar 0,72 persen, dengan andil komoditi ikan kembung, tomat dan bawang merah. 

Ke depan, Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah di delapan kabupaten/kota tetap berkomitmen memperkuat sinergi pengendalian inflasi. 

Gerakan pangan murah secara konsisten dilaksanakan dengan prioritas utama pada wilayah kota indeks harga konsumen. 



Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026