Medan (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sabo dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, guna meminimalisasi banjir di wilayah tersebut.
“Kami upayakan secepatnya agar masyarakat tidak kebanjiran lagi, meskipun hujan dua jam atau lebih,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Tapteng, Senin.
Menteri PU mengatakan target penyelesaian sabo dam yang berada di hulu Tukka tersebut hingga Mei 2026.
Lebih lanjut, ia menyampaikan percepatan pembangunan sabo dam dilakukan dengan konsep desain dan bangun (design and build) agar pengerjaan dapat segera dilaksanakan.
“Sebelum dilakukan pengerjaan sabo dam, nantinya kami memohon izin kepada Kementerian Kehutanan untuk penggunaan kawasan hutan dan menjalani proses administrasi,” katanya.
Menurut Dody, pengerjaan tersebut merupakan langkah awal untuk meminimalisasi potensi bencana yang kembali terjadi di wilayah tersebut.
“Kita lihat sekarang kalau hujan, sungai penuh dengan pasir, batu, dan kayu. Ini solusi tercepat yang harus dikerjakan hari ini,” ujarnya.
Menteri PU menambahkan setelah pembangunan satu sabo dam tersebut, pihaknya merencanakan pembangunan tanggul di aliran Sungai Tukka.
“Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat yang terdampak bencana tidak mengalami penderitaan berlarut-larut. Untuk itu, pemulihan harus dilakukan secara cepat,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian PU percepat pembangunan dam di Tapteng minimalisir banjir
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026