Pematang Siantar (ANTARA) - Operasional Terminal bus Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar belum optimal, masih sekadar persinggahan bus angkutan umum lintas kota. 

Pelaku usaha dan warga sekitar Terminal Tanjung Pinggir, Rabu (28/1) menyebut tidak ada aktivitas naik turun penumpang. 

"Hanya masuk (ke loket terminal), langsung melanjutkan perjalanan," sebut Tono, warga sekitar terminal. 

Itu pun lanjutnya, bus angkutan umum masuk terminal, karena petugas dari Dinas Perhubungan "menjaga" persimpangan lintas Pematangsiantar - Medan. 

Diketahui, lokasi Terminal Tanjung Pinggir berjarak kira-kira satu kilometer dari lintas Pematangsiantar - Medan. 

Pemkot dan Polres Pematangsiantar telah menggelar rapat rapat forum lalu lintas angkutan jalan pada Rabu, 14 Januari 2026, khusus menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah. 

Dalam rapat, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang kembali menekankan pengoptimalan fungsi Terminal Tipe A Tanjung Pinggir. 

Pemkot Pematangsiantar bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Perhubungan akan kembali mengadakan pertemuan dengan PO Bus AKAP dan AKDP. 

Pemkot Pematangsiantar berulangkali melakukan pertemuan dengan pengelola otobus, terakhir penegasan pengaktifan fungsi terminal mulai 5 Januari 2026.

Makanya diusulkan, pihak perizinan dan Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar bertindak tegas kepada pemilik angkutan umum yang masih beroperasi di luar terminal. 



Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026