Medan (ANTARA) - Satgas Kodim 0210/Tapanuli Utara (TU) merampungkan jembatan darurat penghubung antardesa pasca-bencana longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut).

"Jembatan yang sudah diselesaikan merupakan akses penghubung antara Desa Batu Nagodang Siatas dengan Desa Sampetua, Kecamatan Onan Ganjang, Humbang Hasundutan, yang sebelumnya terdampak longsor," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Senin.

Asrul mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut juga dilakukan oleh Babinsa Kodim 0210/TU yang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Humbang Hasundutan.

Lebih lanjut ia mengatakan adapun tahapan pekerjaan meliputi pembuatan fondasi dan pengecoran, pembuatan rangka fondasi, hingga perakitan jembatan besi rakitan yang difungsikan sebagai jembatan darurat.

"Setelah seluruh proses pembangunan selesai, dilakukan pemasangan Bendera Merah Putih sebagai tanda bahwa Jembatan Sungai Aek Sipoti telah rampung dan resmi dapat digunakan oleh masyarakat," ucapnya.

Kapendam mengatakan saat ini jembatan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, sehingga aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan mobilitas sehari-hari, dapat kembali berjalan normal.

Asrul mengatakan pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta meningkatkan kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen ke depannya,” tutur dia.

Kodam I/Bukit Barisan akan terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi bencana. Bantuan itu wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah tersebut.

Selain itu pihaknya mengoptimalkan penyaluran bantuan logistik dan pendampingan langsung kepada warga agar dapat segera kembali beraktivitas secara normal.

 

 

 

 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026