Tanjung Balai (ANTARA) - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 yang digelar di Alun alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, berlangsung lancar dan khidmat, Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mahyaruddin Salim membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang dan meneladani jasa para pahlawan bangsa.
“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujar Mahyaruddin saat membacakan amanat Mensos.
Ia menegaskan, para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Semangat perjuangan para pahlawan yang datang dari berbagai penjuru negeri menjadi teladan bagi generasi penerus untuk menjaga kemerdekaan dan memperjuangkan keadilan.
Dalam amanat tersebut, Wali Kota juga menyampaikan tiga nilai keteladanan utama yang dapat dipetik dari perjuangan para pahlawan, yakni kesabaran, pengabdian tanpa pamrih, dan pandangan jauh ke depan.
“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” kata Mahyaruddin Salim.
Diab menambahkan, perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian, dengan semangat yang sama untuk membela yang lemah dan memperjuangkan keadilan sosial.
Menutup amanatnya, Wali Kota Mahyaruddin mengajak seluruh peserta upacara untuk terus menyalakan api perjuangan melalui tindakan nyata, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan kota tercinta.
Upacara dihadiri dan diikuti Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, jajaran Forkopimda, para kepala OPD. Peserta upacara terdiri dari Ormas, FKUB, Organisasi Pemuda, TNI, Polri, Partai Politik, ASN dan PPPK lingkup Pemkot Tanjungbalai, Kwarcab Pramuka, Pelajar dan Kepala Lingkungan.
