Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan pasien Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah antusias berobat hanya dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Sempat ada kendala, seperti soal administratif, perbedaan data kepesertaan, dan keterlambatan verifikasi sistem BPJS Kesehatan," ucap Direktur RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati di Medan, Sumut, Kamis.
Untuk mengatasinya, lanjut Sri, RSU Haji Medan mengambil sejumlah langkah dengan menambah tenaga kesehatan dan staf administrasi guna mempercepat proses pelayanan pasien.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan sistem informasi dan koordinasi dengan BPJS Kesehatan agar validasi data peserta lebih cepat dan akurat.
Kemudian, mengoptimalkan manajemen antrean dan pelayanan berbasis elektronik guna mengurangi waktu pasien menunggu, mengevaluasi rutin mutu pelayanan, dan kepuasan pasien program Universal Health Coverage (UHC).
"Rumah sakit sudah menyesuaikan sistem administrasi agar pelayanan tetap cepat, dan tidak terhambat proses verifikasi," kata Sri.
Pihaknya juga terus meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan agar klaim pelayanan berjalan lancar, dan tenaga kesehatan difokuskan memberikan pelayanan terbaik.
Sejak Probis Sumut Berkah diluncurkan per 1 Oktober 2025, pihaknya telah melakukan berbagai langkah agar pasien dengan menunjukkan KTP tidak memiliki kendala verifikasi kepesertaan.
Untuk menjaga keberlanjutan program ini, RSU Haji Medan secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi seluruh aspek pelayanan terhadap pasien.
"Kami terus berupaya menjaga agar pelaksanaannya tetap berjalan lancar, dan seluruh pasien mendapat pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa hambatan," ujar Sri.
Sampurna Munte, pasien di RSU Haji Medan, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya melalui program berobat gratis tersebut.
Menurut dia, program ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat Sumut yang belum memiliki jaminan kesehatan.
"Program ini sudah terbukti membantu masyarakat, seperti saya yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Ketika saya sakit demam tinggi kemarin, saya cukup membawa KTP datang ke RS Haji ini untuk berobat. Saya langsung ditangani dengan baik," kata Sampurna.
Ahmad Idul Fitri Lubis, warga Jalan Pasar V Medan, ditemui di RSU Haji Medan juga mengaku puas dengan Program Berobat Gratis Sumut Berkah.
"Saya merasa puas berobat di sini. Awalnya saya berobat jalan karena demam, lalu karena demam saya semakin tinggi, saya disarankan rawat inap hanya dengan menggunakan KTP," kata Ahmad.
