Madina (ANTARA) - Sebagai penyelenggara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pemkab Mandailing Natal (Madina), Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) setempat selama dua bulan terakhir (1 Agustus - 24 September 2025) telah menyalurkan beras premium jenis SPHP sebanyak 51 ton kepada masyarakat.
Selain beras SPHP dalam penyalurannya pada setiap lapak GPM, Dinas Ketapang Madina juga menyediakan sembako jenis lainnya seperti gula putih dan minyak goreng produk dari Bulog.
Kepala Dinas Ketapang Madina, Taufik Zulhandra Ritonga dalam keterangannya, Rabu (24/9) menyebut tujuan utama GPM untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.
"Dengan gerakan diharapkan dapat menekan inflasi dan meringankan beban ekonomi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.
Taufik juga mengaku Dinas Ketapang mematok harga beras SPHP Rp 60 ribu untuk setiap sak beras berukuran lima kilogram.
"Penjualan sembako subsidi dari pemerintah, kita tetap berpatokan pada Harga Eceran Tertinggi (HET)," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution yang membuka kegiatan GPM hari ini menjelaskan, subsidi ini merupakan bagian dari program nasional untuk meringankan beban masyarakat.
"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Pemkab Madina bekerja sama dengan Bulog menghadirkan beras murah ini," kata dia.
Atika menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo karena dengan GPM, yang menjadi program nasional ini, banyak masyarakat di Madina terbantu.
"Melalui kegiatan GPM, masyarakat dapat membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau," ungkapnya.
Atika juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan keberadaan Pasar Eks Bioskop Tapanuli sebagai tempat belanja kebutuhan pokok.
Dalam kegiatan itu, dia juga meminta para pedagang agar menempati lapak atau los yang telah ditentukan di pasar eks Bioskop Tapanuli, Kelurahan Kayujati dan meninggalkan lokasi yang lama, yakni jalan keliling di Pasar Lama Panyabungan, Kelurahan Panyabungan I.
Sementara itu, penyelenggara GPM lainnya seperti dari Polres Madina, Kodim 0212/Ts melalui Koramil di Madina, PTPN dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 189,5 ton atau dengan total keseluruhannya beras SPHP di kabupaten itu berjumlah 240,5 ton.
