Madina (ANTARA) - Polres Mandailing Natal (Madina) bersama PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melaksanakan penanaman jagung kuartal II di lahan Kelompok Tani Putra Aek Singolot, Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa.
Wakapolres Madina Kompol Aris Arifianto mewakili Kapolres AKBP Bagus Priandy mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan komoditas jagung.
“Mabes Polri telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjalankan program ini. Untuk Polres Madina, target pembukaan lahan jagung mencapai 439 hektare,” kata Aris.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan PT SMGP telah berlangsung dalam beberapa periode penanaman. Pada kuartal pertama, lahan seluas 4 hektare di lokasi tersebut mampu menghasilkan panen sekitar 4,8 ton jagung.
Menurut dia, untuk mencapai target tersebut, seluruh jajaran Polsek diminta aktif mencari lahan potensial yang bisa dikerjasamakan, termasuk dengan pihak perusahaan.
“Terima kasih kepada PT SMGP yang terus mendukung program ini. Kami juga berharap pemerintah daerah dan perusahaan lain dapat bersinergi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Ali Sahid yang diwakili Zico Dian Putra menyebutkan kolaborasi tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan,” kata Zico.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi mengapresiasi kerja sama antara Polres Madina dan PT SMGP. Ia menegaskan swasembada pangan merupakan agenda vital yang harus disukseskan bersama.
Ia menilai program swasembada pangan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan global, termasuk dampak konflik internasional terhadap kenaikan harga bahan pokok.
“Polri fokus pada jagung, TNI pada padi. Ini bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketahanan pangan,” ujar Atika.
Ia menambahkan, produksi jagung diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak lokal sehingga mampu menjaga stabilitas harga, termasuk harga ayam di pasaran.
Selain itu, Atika mengimbau masyarakat memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan untuk menanam tanaman pangan guna mendukung kebutuhan gizi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Madina, perwakilan dinas pertanian, Badan Pusat Statistik, Bulog, serta unsur pemerintah kecamatan dan organisasi Bhayangkari.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026