Tanjung Balai (ANTARA) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) Pemkot Tanjungbalai menggelar pasar murah di Kecamatan Teluk Nibung dengan menyediakan komoditi beras dan minyak goreng untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga terjangkau, Selasa.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina mengatakan, selain untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih murah dari harga di pasaran, tujuan pasar murah untuk mengendalikan inflasi.

“Pelaksanaan pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sembako di tengah harga komoditi secara nasional mengalami kenaikan dan upaya mengendalikan inflasi,” katanya.

Fadly melanjutkan, kegiatan pasar murah juga merupakan langkah konkret menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, seperti halnya di bulan Agustus ini bahan pangan mengalami lonjakan harga.

"Beras premium dan medium mengalami kenaikan rata-rata Rp500 hingga Rp1000 per kilogram," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Fadly  mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai menggunakan media polybag. Tujuannya untuk menyuplai kebutuhan rumah tangga sendiri, kalaupun berlebih dapat dijual untuk menambah penghasilan.

Sementara itu Kepala Disdagper Tanjungbalai, Yustina Clara menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah dilaksanakan atas kerja sama Pemkot Tanjungbalai dengan Perum Bulog Divre Kisaran. 

Pasar murah ini, kata Clara, merupakan kegiatan rutin program pihaknya di tengah kenaikan harga pangan beras. Diharapkan dengan harga yang lebih terjangkau, bisa memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

"Kami berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat memudahkan masyarakat memperoleh dan memenuhi bahan  bahan pokok kebutuhan sehari hari. Tentu dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Clara.

Berdasarkan data dan informasi dari Disdagper dan Perum Bulog, pasar murah yang digelar Pemkot Tanjungbalai menjual beras SPHP dengan harga Rp60.000 per karung @5Kg, dan minyak goreng Kita seharga Rp15.000 per liter.



Pewarta: Yan Aswika
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026