Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menyebutkan, dua pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tebing Tinggi, Sumut, meraih medali emas dan perak dari ajang pencak silat.
"Ada dua pelajar MTsN Tebing Tinggi menyumbangkan medali di ajang 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025," ucap Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumut Ahmad Qosbi di Medan, Sumatera Utara, Sabtu.
Kedua pelajar itu adalah Ibnu Saqib Alfatir yang duduk di kelas 8.1 di MTsN Tebing Tinggi. Ibnu dikalungi medali emas setelah menjuarai kategori C praremaja putra.
Kemudian, Muhammad Zain Zuhair yang duduk di kelas 8.3 dan menyabet medali perak kategori G pra remaja putra.
"Mereka tampil gemilang di kategori praremaja putra. Persiapan panjang menjadi kunci keberhasilan mereka," jelas Qosbi.
Prestasi ini, lanjut dia, membuktikan pelajar MTsN Tebing Tinggi mampu bersaing, dan berprestasi di tingkat internasional.
3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025 di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, digelar pada 4-10 Agustus 2025.
3.265 peserta dari 30 negara mengikuti ajang ini, termasuk dari Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Prancis.
"Termasuk para atlet muda dari berbagai provinsi di Indonesia bertanding dalam berbagai kategori," kata Qosbi.
Kepala MTsN Tebing Tinggi Muhammad Rum Sitorus SAg menyebutkan kedua pelajarnya itu berada di bawah bimbingan pelatih pencak silat Farhan Azhari.
"Kedua pelajar berlatih hampir setiap hari demi menampilkan performa terbaik. Latihan intensif, dan tekad kuat membanggakan MTsN Tebing Tinggi di kancah internasional," tuturnya.
Dia mengapresiasi setinggi-tingginya kedua pelajar yang telah mengharumkan nama MTsN Tebing Tinggi.
"Ini pencapaian yang luar biasa. Mereka telah membawa nama baik madrasah, dan inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berprestasi," ujar Rum Sitorus.
