Medan (ANTARA) - Tim Pencak Silat Sumatera Utara (Sumut) menargetkan dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, 11–26 Oktober.

Manajer Tim Pencak Silat Sumut Haris Muda Siregar di Medan, Jumat, mengatakan telah menyiapkan 10 atlet terbaik untuk tampil pada ajang bergengsi tersebut.

Mereka terdiri dari tujuh atlet putra dan tiga atlet putri yang merupakan pesilat utama IPSI Sumut dengan segudang prestasi di level nasional.

"Target kita dua emas. Kita terus mempersiapkan para atlet dengan serius dalam beberapa bulan. Semua yang diturunkan adalah atlet utama IPSI Sumut yang sudah mempunyai prestasi," katanya.

Untuk menghadapi PON Bela Diri di Kudus, kata dia, persiapan yang dijalani para "pendekar" sudah cukup matang dan sudah menjalani pemusatan latihan di bawah bimbingan pelatih-pelatih berpengalaman.

"Semoga apa yang menjadi harapan kita nantinya dapat terwujud. Kepada pada atlet juga terus kami tekankan agar nantinya berlaga dengan maksimal dan tentunya juga dengan menjunjung tinggi soprtivitas," katanya.

Adapun daftar atlet putra yang akan memperkuat Sumut yakni Egi Pandira Sinaga (+50 kg), M Nuansyah Putra Ramadhan (+55 kg), Alfin Nasril Khairi (+60 kg), Raffi Jibrilian Bangun (+65 kg), M Sayyid Sabiq (+70 kg), Albert Sembiring (+75 kg), dan M Azi Aladila (seni tunggal putra).

Sementara itu, di sektor putri, Sumut menurunkan Nadia Utami Heryanti (+50 kg), Reyna Putri Sekar Lestari (+55 kg), dan Dwi Anggraini (60 kg).

Sebelumnya Ketua KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar mengatakan untuk PON Bela Diri di Kudus, Sumut memberangkatkan 122 atlet, 38 pelatih, dan 42 ofisial dari sepuluh cabang olahraga, yaitu wushu, karate, gulat, judo, jujitsu, pencak silat, sambo, kempo, taekwondo, dan tarung derajat.

Seluruh atlet, pelatih, dan ofisial telah didaftarkan dalam program BPJS guna mengantisipasi risiko selama perjalanan maupun pertandingan.

"Pada PON Bela Diri kali ini Sumut menargetkan dapat meraih 40 medali, baik emas, perak, dan perunggu," katanya.

Ia juga menyampaikan PON Bela Diri ini menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet Sumatera Utara. Meski bukan target utama, ia berharap semua atlet bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

PON Bela Diri ini, kata dia, juga menjadi tolok ukur dalam penyusunan program PPI tahun 2026 serta upaya mempertahankan prestasi Sumut pada PON XXI/2028 di Nusa Tenggara Timur.

"Kami memohon doa dan restu dari masyarakat Sumatera Utara agar apa yang kita citakan dalam PON Bela Diri kali ini dapat tercapai," katanya.



Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026