Medan (ANTARA) - Penjabat Gubernur Sumatera Utara Hassanudin mengatakan Perayaan Deepavali tidak hanya sebagai kegiatan keagamaan saja, tetapi bisa menjadi bagian dari festival budaya, yang akan memperkaya akulturasi kebudayaan dan daya tarik wisata di daerah setempat.

"Kita berharap perayaan Deepavali tidak saja kegiatan keagamaan, namun perayaannya bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Sumut," ujar Hassanudin usai saat menghadiri Perayaan Deepavali 5125 Kaliyuga bersama komunitas masyarakat India Tamil, yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut, di Medan, Selasa.

Menurut dia, di Sumut terdapat beberapa agama yang berbeda-beda. Tetapi secara universal mengajarkan umatnya untuk menjalankan kebaikan, sehingga di Sumut masyarakatnya bisa hidup rukun dan damai.

"Prinsip dasar bangsa kita Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi kita tetap satu, unity in diversity, persatuan dalam keberagaman. Jadi dengan momentum Perayaan Deepavali ini, kita pererat kerukunan umat beragama di Sumut," kata Hassanudin.

Ia menjelaskan melalui lembaga PHDI, terus meningkatkan perannya dalam membina umat Hindu, khususnya generasi muda, agar mereka menjadi pribadi yang unggul dan tidak goyah akan arus modernisasi.
 

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026