Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional 2026, menegaskan kesejahteraan buruh menjadi prioritas utama pemerintah.
"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas peran buruh di Sumut. Sebagai tulang punggung ekonomi, karena itu kesejahteraannya harus menjadi prioritas," ucap Bobby usai menghadiri peringatan May Day 2026 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Jumat.
Bobby menjelaskan, buruh di Sumatera Utara juga membantu Pemprov Sumut untuk membuat kesimpulan, kebijakan, dan poin-poin dari kebijakan tersebut dirasakan dampaknya bagi seluruh buruh.
Gubernur menegaskan, seluruh tuntutan buruh yang disampaikan sebanyak 77 serikat buruh/pekerja di Sumut menjadi bahan pertimbangan yang penting dengan skala prioritas yang sama.
Di antaranya perlindungan terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja, pemberlakuan upah layak, pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru hingga penghapusan outsourcing atau tenaga alih daya.
"Jadi semua tuntutan buruh, itu prioritas. Insya Allah bisa kami ambil langsung kebijakannya di tingkat provinsi, kami eksekusi. Mana menjadi kewenangan pusat, kami sampaikan ke Pak Presiden," jelasnya.
Bobby juga meminta kepala daerah tingkat kabupaten/kota di Sumatera Utara agar bekerja sama dalam mengendalikan harga bahan pokok, khususnya di wilayah jumlah pekerja yang tinggi.
Salah satunya lewat operasi pasar bahan pokok di pasaran agar beban masyarakat Sumut tidak semakin berat di tengah kondisi ekonomi saat ini.
"Karena masalah upah dan pendapatan, setinggi apa pun dinaikkan, tetapi diikuti kenaikan harga bahan pokok, ini juga tetap sama saja. Otomatis kesejahteraan buruh terganggu. Karena itu, saya mengajak kepala daerah menggelar operasi pasar," tegas dia.
Gubernur juga menyoroti, program pengadaan rumah bagi pekerja di Sumatera Utara karena harus dirumuskan skema khusus di tingkat provinsi agar tidak tumpang tindih program subsidi nasional.
"Nanti kita tanya ke kejaksaan, apakah boleh double subsidi atau ada program khusus dari Bank Sumut membuat program itu," kata dia.
Seperti biasa, lanjut dia, program khusus ini nanti cicilannya bisa dibayarkan oleh Pemprov Sumut. "Jadi kita harus duduk lagi bersama serikat agar buruh tak lagi hanya menyewa saja, tetapi memiliki aset," ungkap Bobby.
Pihaknya juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan ketenagakerjaan, termasuk penambahan anggaran dan jumlah pengawas tenaga kerja karena saat ini tidak sebanding di Sumatera Utara.
"Selamat Hari Buruh Internasional. Kami apresiasi apa yang dilakukan teman-teman, seperti yang dilakukan Pak Presiden. Ini sejarah untuk Indonesia, 1 Mei 2026 kegiatannya terpusat di Monas," paparnya.
"Mudah-mudahan peringatan ini, pemaknaan kegiatan May Day ini, bisa kita jalankan. Semoga menjadi buruh yang sejahtera, penyelamat, dan sekaligus tulang punggung ekonomi Sumut," tutur Bobby.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026