Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakatnya mendoakan Sumut terbebas dari bencana dan narkoba. 

Menurutnya, dua persoalan tersebut menjadi tantangan besar yang dihadapi Provinsi Sumut saat ini.

"Kita baru saja mengalami bencana yang cukup besar, kita tidak ingin ini terjadi kembali. Jadi mari kita doakan bersama-sama,” kata Bobby dalam saat pengajian akbar HUT ke-78 Provinsi Sumut di Masjid Raya Al Mashun Medan, Selasa (5/5).

Provinsi Sumut diketahui baru saja dilanda bencana besar pada akhir November 2025 berupa banjir dan tanah longsor. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan lebih dari 300 korban jiwa, serta ribuan warga mengungsi dan mengalami luka-luka.

Selain bencana, persoalan narkoba juga menjadi perhatian serius. Provinsi Sumut hingga kini masih berstatus darurat narkoba dengan tingkat penyalahgunaan yang tinggi. 

Data Badan Narkotika Nasional per Februari 2026, bahwa prevalensi pengguna dan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara mencapai 1,5 juta orang.

“Satu lagi, ini yang paling diresahkan masyarakat terutama ibu-ibu kita, narkoba. Kita masih peringkat pertama, mari sama-sama ustaz kita doakan agar narkoba ini hilang dari Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Setdaprov Sumut Abu Kosim menyampaikan, bahwa pengajian akbar ini menghadirkan tausiah dari Das'ad Latif.

"Ada sekitar 3.000 jemaah yang hadir mendengar tausiah ustaz Das’ad Latif, dan juga pemimpin-pemimpin organisasi keislaman. Insya Allah, acara yang kita laksanakan mendapat berkah dari Allah,” kata Abu Kosim.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026