Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta Dinas Pendidikan setempat menaikkan gaji para guru setiap peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Ditemui usai peringatan Hardiknas dan Gebyar Expo Pendidikan 2026 di Lapangan Astaka Dispora Provinsi Sumut, Sabtu, Bobby mengatakan, kenaikan gaji terutama bagi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu (PW), dan guru tidak tetap (GTT) di Sumatera Utara.
"Kita telah meningkatkan gaji guru PPPK PW sekitar Rp2 juta per bulan, sedangkan honor GTT sebesar Rp90 ribu per jam," ujar Bobby.
Gubernur menegaskan, permintaan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumut agar kenaikan gaji guru PPPK PW dan honor guru tidak tetap itu secara berkala setiap tahun.
"Saya minta kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya. Jangan malah yang bukan guru, lebih besar gajinya. Sesuaikan, terutama PPPK paruh waktu dan GTT," tegasnya.
Data Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara pada 2025, menyebutkan sebanyak 47.127 guru mengajar di 2.086 sekolah tingkat SMA/SMK/SLB negeri dengan jumlah 697.939 siswa di Sumut.
"Tolong tahun depan dinaikkan lagi, setiap tahun meningkat agar guru-guru kita lebih sejahtera,” kata Bobby.
Selain peningkatan kesejahteraan guru di Sumatera Utara, pihaknya juga menekankan akan pentingnya penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Hal ini dinilainya krusial agar siswa/siswi di Sumut mampu bersaing dengan sekolah lainnya yang telah memiliki sarana pembelajaran lebih baik.
"Pemprov pastikan fasilitas pembelajaran memadai, sehingga anak-anak kita bisa belajar dengan baik. Tidak kalah saing, dan mampu menjawab tuntutan deep learning yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan," tutur Bobby.
Gubernur juga sempat menyaksikan Gebyar Expo Pendidikan 2026 diisi berbagai program, seperti Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), penandatanganan MoU dunia usaha dan industri, dan peluncuran aplikasi Sumber Disdik.
"Saya berharap, ini bisa mempermudah anak-anak kita yang SMK diterima di dunia usaha dan industri,” ungkap Bobby.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Alexander Sinulingga menyampaikan, Gebyar Expo Pendidikan 2026 ini berlangsung selama tiga hari di Lapangan Astaka Dispora Provinsi Sumut.
Gebyar ini, lanjut dia, juga mencatat rekor lukisan terbanyak dipajang di satu lokasi, serta diramaikan berbagai perlombaan dan hiburan.
"Kita adakan hiburan penampilan seni dari berbagai sekolah, festival band, kompetisi mobile legend, dan penampilan artis nasional Idgitaf. Kami perkirakan tiga hari ke depan total pengunjung 15 ribu orang," kata Alexander.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026