“Program JKN ini merupakan program mulia yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Dengan menyalurkan dana CSR dari badan usaha artinya badan usaha telah turut serta membantu masyarakat dalam hal kesejahteraan sosial, di mana kesehatan merupakan hak dasar manusia sesuai amanah Undang-Undang Dasar 1945. Bisa dibayangkan berapa biaya pengobatan yang harus kita keluarkan saat sakit jika tidak terdaftar sebagai peserta JKN,” ungkapnya.
Di kesempatan tersebut Rita Masyita Ridwan juga menyampaikan. Penghargaan Program CSR diberikan BPJS Kesehatan Sibolga kepada tiga badan usaha yaitu PT Metta Medica, PT Yakin Sehat Sibuluan Nalambok dan Labolatorium Klinik Anugrah.
Ketiga badan usaha tersebut diberikan penghargaan atas partisipasinya mendukung Program JKN melalui penyaluran dana CSR dalam hal pendaftaran peserta JKN segmen PBPU kolektif kelas III dan Bukan Pekerja (BP).
"Saya berharap ke depannya semakin banyak badan usaha atau pemberi kerja dapat menyalurkan dana CSR yang dimilikinya untuk dapat membantu masyarakat di sekitarnya. Jika badan usaha memiliki rekomendasi peserta non JKN atau peserta JKN dari segmen PBPU kelas III menunggak yang berhak untuk dibantu, silakan diajukan kepada kami. Dana CSR yang dimiliki badan usaha akan kami salurkan kepada peserta sesuai usulan badan usaha,” kata Rita," harapnya.
Sementara itu, Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Iskandar yang turut hadir mengatakan,
Program Donasi JKN sangat baik dilaksanakan, karena selain membantu pemerintah dari segi pendanaan secara tidak langsung, pemberi kerja juga sudah membantu masyarakat di sekitar perusahaannya agar terjamin kesehatannya.
“Hal ini tentunya akan menjadi contoh bagi badan usaha lainnya untuk turut serta mengambil bagian dalam menyukseskan program mulia ini. Mendonasikan CSR badan usaha ke dalam bentuk jaminan kesehatan masyarakat menurut saya merupakan salah satu bantuan yang sudah jelas manfaatnya,” pungkasnya.