Medan (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara membahas rencana perjanjian kerja sama pemasangan pipa instalasi air di lokasi Cagar Alam/Taman Wisata Alam Dolok Tinggi Raja Kabupaten Simalungun.

"Pembahasan tersebut dilaksanakan dengan Kepala Desa Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun bertempat di kantor CA/TWA Dolok Tinggi Raja, Rabu (17/11)," kata Humas BBKSDA Sumut, Andoko Hidayat dalam keterangan tertulis diterima Minggu (21/11).

Sebelumnya Kepala Desa Marubun Lokkung melalui suratnya teranggal 28 Juni 2021 mengajukan permohonan Pemasangan Pipa Instalasi Air di lokasi CA/TWA Dolok Tinggi Raja.

Baca juga: BBKSDA Sumut lepasliarkan elang brontok di Cagar Alam Dolok Sipirok

"Tindak lanjut surat permohonan tersebut baru direalisasikan sekarang ini, mengingat sebelumnya Desa Marubun Lokkung terindikasi pandemi COVID-19 sehingga tidak dapat dilaksanakan," ujarnya.

Andoko menjelaskan, dalam rapat tersebut, para pihak bersepakat untuk melakukan perjanjian kerja sama dalam hal penguatan fungsi kawasan konservasi berupa pemasangan/penanaman pipa instalasi air yang melintas kawasan Cagar Alam (CA) dan Taman Wisata Alam (TWA) Dolok Tinggi Raja sepanjang lebih kurang 1.221 meter, dengan perincian lebih kurang 742 meter di TWA Dolok Tinggi Raja dan lebih kurang 479 meter di CA Dolok Tinggi Raja.

Rapat yang dipimpin Plt Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara Irzal Azhar, dan dihadiri Kepala Bidang KSDA Wilayah II Pematang Siantar Seno Pramudito, Kepala Bagian Tata Usaha Andoko Hidayat,dan Kepala Resort CA/TWA Dolok Tinggi Raja Onar Sitanggang.

"Kemudian hasil rapat/pertemuan tersebut akan disampaikan kepada Direktur Jenderal KSDA untuk ditindaklanjuti," kata Humas BBKSDA Sumut.

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026