Dari kasus baru, 24 kasus di antaranya merupakan kasus impor. Komisi Kesehatan Nasional melalui pernyataan menyebutkan bahwa satu kasus lokal tercatat di Provinsi Shandong.
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Indonesia bertambah 3.985 jadi 329.778 orang
Komisi tersebut juga melaporkan 53 kasus baru orang tanpa gejala alias OTG, yang naik dari 16 kasus sehari sebelumnya. China tidak menganggap kasus OTG sebagai kasus terkonfirmasi COVID-19.
Hingga kini total kasus terkonfirmasi COVID-19 di China daratan mencapai 85.940 kasus, dengan total 4.634 korban meninggal.
Meskipun merupakan negara pertama yang dilanda virus corona baru, China berhasil mengendalikan penularan sehingga dalam data Worldometer, negara yang dipimpin Xi Jinping itu berada diperingkat 55 dari 218 negara yang diterpa wabah.
Posisi teratas masih diduduki Amerika Serikat dengan kasus infeksi sebanyak 9.212.567 dan total kematian 234.177 orang. India dan Brazil masing-masing menyusul di peringkat kedua dan ketiga.
Sumber: Reuters
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.